Al-Qaeda tebar ancaman pada pemberontak Syiah di Yaman
Rabu, 13 November 2013 - 14:48 WIB
Al-Qaeda tebar ancaman pada pemberontak Syiah di Yaman
A
A
A
Sindonews.com - Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP ), bersumpah membalas dendam terhadap pemberontak Houthi Syiah di Yaman utara. Ancaman itu terjadi, setelah pemberontak Houthi Syiah itu menyerah sekolah Salafi di Dammaj, Yaman.
Kelompok pemberontak Houthis Syiah dan kelompok Salafi telah bertempur di kawasan sekolah di Dammaj, selama dua minggu terakhir. Reuters, pada Rabu (13/11/2013), melaporkan, bahwa sekitar 100 orang tewas dalam pertempuran itu.
Dammaj merupakan jantung sebuah kota yang didominasi kaum Syiah di Yaman. Negara itu dilanda konflik sektarian, di mana setiap kubu, termasuk kelompok Houthi Syiah saling menebar ancaman. Kondisi itu diperparah dengan perpecahan di tubuh militer.
Negara-negara Barat khawatir, kekacauan akan terjadi lebih parah, setelah ancaman AQAP muncul kemarin. Ancaman itu berwujud rekaman video dari Harithi bin Ghazi al - Nadhari, tokoh dari kelompok militan AQAP. Rekaman itu disebar ke Facebook, oleh jurnalis Yaman.
”Kami menyatakan solidaritas kami terhadap saudara-saudara dari kaum Sunni di pusat Dammaj, dan di daerah kaum Sunni lainnya yang diserang Kelompok Houthi Syiah,” bunyi pernyataan Harithi dalam rekaman tersebut.
”Kejahatan Anda terhadap orang-orang Sunni tidak akan berlalu tanpa hukuman atau tindakan,” lanjut Harithi. ”Ini adalah pengepungan, tidak berbeda dari apa yang terjadi pada Gaza atau Homs, pedesaan di Damaskus,” imbuh Harithi.
Kelompok pemberontak Houthis Syiah dan kelompok Salafi telah bertempur di kawasan sekolah di Dammaj, selama dua minggu terakhir. Reuters, pada Rabu (13/11/2013), melaporkan, bahwa sekitar 100 orang tewas dalam pertempuran itu.
Dammaj merupakan jantung sebuah kota yang didominasi kaum Syiah di Yaman. Negara itu dilanda konflik sektarian, di mana setiap kubu, termasuk kelompok Houthi Syiah saling menebar ancaman. Kondisi itu diperparah dengan perpecahan di tubuh militer.
Negara-negara Barat khawatir, kekacauan akan terjadi lebih parah, setelah ancaman AQAP muncul kemarin. Ancaman itu berwujud rekaman video dari Harithi bin Ghazi al - Nadhari, tokoh dari kelompok militan AQAP. Rekaman itu disebar ke Facebook, oleh jurnalis Yaman.
”Kami menyatakan solidaritas kami terhadap saudara-saudara dari kaum Sunni di pusat Dammaj, dan di daerah kaum Sunni lainnya yang diserang Kelompok Houthi Syiah,” bunyi pernyataan Harithi dalam rekaman tersebut.
”Kejahatan Anda terhadap orang-orang Sunni tidak akan berlalu tanpa hukuman atau tindakan,” lanjut Harithi. ”Ini adalah pengepungan, tidak berbeda dari apa yang terjadi pada Gaza atau Homs, pedesaan di Damaskus,” imbuh Harithi.
(mas)