AS kobarkan perang terhadap Iran, jika diplomasi gagal

Rabu, 13 November 2013 - 09:27 WIB
AS kobarkan perang terhadap...
AS kobarkan perang terhadap Iran, jika diplomasi gagal
A A A
Sindonews.com – Pihak Gedung Putih mengatakan kepada Kongres, bahwa sanksi lebih keras terhadap Iran akan ditempuh jika diplomasi untuk menghentikan program nuklir Teheran gagal. Salah satu, sanksi keras itu adalah solusi militer alias perang.

”Rakyat Amerika tidak ingin berbaris untuk berperang,” kata juru bicara Gedung Putih, Jay Carney. Menurutnya, seperti dikutip AFP, jika upaya Presiden Barack Obama untuk menyelesaikan krisis nuklir Iran secara diplomatis gagal, atau diblokir, ia akan menempuh beberapa pilihan lain, di antaranya solusi militer.

“Rakyat Amerika mengerti untuk lebih memilih solusi damai guna mencegah Iran memperoleh senjata nuklir, dan jika itu tidak tercapai kita memiliki potensi untuk melakukan itu,” kata Carney. ”Alternatifnya adalah aksi militer.”

Sementara itu, Menteri Luar Negeri AS, John Kerry, seperti dikutip Reuters, Rabu (13/11/2013), berharap dapat meyakinkan Parlemen AS untuk menguatkan posisi AS terhadap Iran.

”Menteri (Kerry) jelas akan menempatkan sanksi baru, yang mungkin menjadi suatu kesalahan sementara kita masih menentukan apakah ada jalan diplomatik ke depan,” kata juru bicara Departemen Luar Negeri, Jennifer Psaki kepada wartawan .

Kerry menginginkan ada jeda sementara untuk memberikan saksi baru terhadap Iran untuk melihat diplomasi para diplomat dari enam kekuatan dunia (5P+1), termasuk AS dengan Iran untuk menyelesaikan kebuntuan program nuklir Iran selama 10 tahun ini.

”Apa yang kami minta saat ini adalah jeda, jeda sementara untuk menjatuhkan sanksi,” ujar Psaki. ”Ini, bagaimana kita memastikan bahwa strategi legislatif dan strategi negosiasi kami berjalan bergandengan tangan,” imbuh dia.

Negosiasi selama akhir pekan lalu antara Iran dan negara-negara 5P+1 gagal mencapai kesepakatan untuk menghentikan program nuklir Teheran. Negara-negara Barat, termasuk AS meyakini, Iran tengah membuat senjata nuklir, namun Teheran dengan tegas menepisnya.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Trump Akan Palaki Kapal...
Trump Akan Palaki Kapal yang Lewat Selat Hormuz, Bagaimana Aturan Hukum Internasional?
52 menit yang lalu
Agen Mossad Pernah Temui...
Agen Mossad Pernah Temui Mahmoud Ahmadinejad di Budapest, Ada Apa Gerangan?
2 jam yang lalu
Inggris Semakin Ditekan...
Inggris Semakin Ditekan untuk Kembalikan 31 Ton Emas Venezuela
2 jam yang lalu
Apa Itu Gunung Pickaxe?...
Apa Itu Gunung Pickaxe? Lokasi Penyimpanan Senjata Nuklir Iran yang Akan Dihancurkan Trump
2 jam yang lalu
Norwegia Diam-diam Gunakan...
Norwegia Diam-diam Gunakan Pengaruhnya untuk Dorong Penangguhan Israel dari FIFA
3 jam yang lalu
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
3 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved