Serangan drone tewaskan 5 militan al-Qaeda di Yaman
Sabtu, 09 November 2013 - 13:23 WIB
Serangan drone tewaskan 5 militan al-Qaeda di Yaman
A
A
A
Sindonews.com – Lima orang yang diklaim para pejabat Yaman sebagai para militan al-Qaeda di Yaman tewas oleh dua serangan pesawat nirawak atau drone. Belum ada konfirmasi, apakah serangan drone itu diluncurkan militer Amerika Serikat atau militer Yaman.
Menurut Kementerian Dalam Negeri Yaman, serangan terjadi di Provinsi Abyan, Yaman selatan. Al-Jazeera yang mengutip pernyataan Kementerian itu pada Sabtu (9/11/2013), melaporkan, serangan itu sejatinya berlangsung kamis lalu.
Kendati belum ada keterangan resmi, para pejabat lokal di Abyan--wilayah yang jadi basis Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) dan kelompok militan lain--, mengatakan, kepada Reuters, bahwa serangan drone diluncurkan oleh militer AS.
AQAP dianggap oleh AS sebagai salah satu sayap paling aktif dari jaringan al-Qaeda. Kelompok itulah yang dituduh kerap menebar teror terhadap negara-negara Barat dan fasilitas negara-negara Barat yang berada di kawasan Teluk.
Tahun lalu, tentara Yaman, dengan dukungan AS memerangi militan al-Qaeda dan sekutunya hingga ke wilayah selatan Yaman. Para kelompok militan mengklaim, kini sudah bangkit untuk melakukan serangan terhadap para pejabat pemerintah Yaman dan fasilitas mereka.
AS yang selama ini rutin meluncurkan serangan pesawat tak berawak terhadap militan AQAP, telah menuai kritik dari kelompok hak asasi manusia. Pasalnya, dalam operasi yang diklaim untuk memberangus para teroris, ternyata juga menyasar warga sipil.
Menurut Kementerian Dalam Negeri Yaman, serangan terjadi di Provinsi Abyan, Yaman selatan. Al-Jazeera yang mengutip pernyataan Kementerian itu pada Sabtu (9/11/2013), melaporkan, serangan itu sejatinya berlangsung kamis lalu.
Kendati belum ada keterangan resmi, para pejabat lokal di Abyan--wilayah yang jadi basis Al-Qaeda di Semenanjung Arab (AQAP) dan kelompok militan lain--, mengatakan, kepada Reuters, bahwa serangan drone diluncurkan oleh militer AS.
AQAP dianggap oleh AS sebagai salah satu sayap paling aktif dari jaringan al-Qaeda. Kelompok itulah yang dituduh kerap menebar teror terhadap negara-negara Barat dan fasilitas negara-negara Barat yang berada di kawasan Teluk.
Tahun lalu, tentara Yaman, dengan dukungan AS memerangi militan al-Qaeda dan sekutunya hingga ke wilayah selatan Yaman. Para kelompok militan mengklaim, kini sudah bangkit untuk melakukan serangan terhadap para pejabat pemerintah Yaman dan fasilitas mereka.
AS yang selama ini rutin meluncurkan serangan pesawat tak berawak terhadap militan AQAP, telah menuai kritik dari kelompok hak asasi manusia. Pasalnya, dalam operasi yang diklaim untuk memberangus para teroris, ternyata juga menyasar warga sipil.
(mas)