AS rangkul Israel untuk bahas nuklir Iran

Sabtu, 09 November 2013 - 08:03 WIB
AS rangkul Israel untuk...
AS rangkul Israel untuk bahas nuklir Iran
A A A
Sindonews.com - Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama, mengajak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, membahas negosiasi terkait program nuklir Iran yang kontroversial.

Ajakan Obama itu menyusul kemarahan Israel, setelah negosiasi nuklir antara Iran dan enam negara kekuatan dunia atau 5P+1 disebut-disebut akan mencapai kesepakatan.

”Presiden Obama dan Perdana Menteri Netanyahu sepakat untuk terus tetap berhubungan tentang masalah ini,” bunyi pernyataan Gedung Putih, seperti dikutip Xinhua, Sabtu (9/11/2013).

Delegasi kelompok 5P+1 yang terdiri dari Amerika Serikat, Rusia, China, Inggris, Perancis dan Jerman, telah berunding soal nasib program nuklir Teheren di Jenewa, Swiss sejak Kamis lalu. Keenam negara itu mempertimbangkan untuk meringankan sanksi terhadap Teheran, dengan kompensasi Iran melakukan langkah nyata untuk menghentikan program nuklirnya.

Sebelumnya, Netanyahu marah dengan negosiasi yang dilakukan Iran dengan kelompok 5P+1. Dia menyebut, kesepakatan yang akan dicapai dalam perundingan tersebut sebagai “kesalahan bersejarah”.

“Ini adalah kesepakatan bersejarah sepanjang abad ini bagi Iran,” kata Netanyahu di Yerusalem. ”Karena Teheran tidak kehilangan apa-apa,” lanjut dia.

“Dalam skenario kasus terbaik, Iran akan menghentikan pengayaan uranium selama beberapa hari , tetapi seluruh momentum sanksi internasional akan hilang,” imbuh Netanyahu. Dia berulang kali menuduh Teheran berusaha membuat senjata nuklir, sedangkan Teheran terus menepis tuduhan itu dan menegaskan program nuklirnya hanya untuk kepentingan sipil.

Gedung Putih sempat menanggapi kemarahan Israel itu, dengan menyebut kritik yang muncul sebelum kesepakatan tercapai adalah kesimpulan yang prematur. ”Satu hal yang penting bagi semua orang untuk memahami bahwa itu, tidak ada kesepakatan,” kata juru bicara Gedung Putih. Josh Earnest.
(mas)
Berita Terkait
Suhu Udara di California...
Suhu Udara di California Tembus 100 Derajat Celcius
Mewaspadai Dampak dari...
Mewaspadai Dampak dari Amerika Serikat
Apa Pemicu Kehancuran...
Apa Pemicu Kehancuran Amerika Serikat?
Menhan Prabowo Bertemu...
Menhan Prabowo Bertemu Menhan Amerika Serikat
Pilpres Bagi Diaspora...
Pilpres Bagi Diaspora Indonesia di Amerika Serikat
Pilpres Amerika Serikat...
Pilpres Amerika Serikat Diwarnai Kericuhan di Washington
Berita Terkini
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
13 menit yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
1 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
2 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
3 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
4 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
5 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved