Jerman & Brazil tekan spionase AS via resolusi PBB
Sabtu, 02 November 2013 - 10:03 WIB
Jerman & Brazil tekan spionase AS via resolusi PBB
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Jerman dan Brazil bersiap menyerahkan draf resolusi anti-spionase ke Majelis Umum PBB. Mereka minta Majelis Umum PBB mengadopsi rancangan resolusi yang menyerukan hak privasi di era digital itu.
Resolusi itu untuk menekan Amerika Serikat, yang diduga melakukan penyadapan besar-besaran atau spionase ke sejumlah negara, terutama Jerman dan Brazil. Pemerintah Brazil dan Jerman, telah marah setelah muncul laporan bahwa, AS melakukan penyadapan itu.
Laporan itu bersumber dari bocoran whistleblower National Security Agency (NSA), Edward Snowden. Namun rancangan resolusi, yang tidak menyebutkan nama masing-masing negara, akan diperdebatkan oleh sebuah komite Majelis Umum PBB yang berfokus pada hak asasi manusia.
Kementerian Luar Negeri Brazil, dalam sebuah pernyataan mengatakan, draf resolusi akan disampaikan pada Sidang Umum PBB tahunan, di New York. Draf itu, akan dievaluasi oleh komite PBB dan kemudian dilanjutkan dievaluasi oleh anggota majelis umum PBB.
“Resolusi tidak akan mengikat secara hukum, tapi akan menempatkan tekanan pada AS untuk mengendalikan skema program spionasenya,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Brazil. ”Negara (AS) harus memastikan bahwa langkah-langkah yang diambil untuk melawan terorisme sesuai dengan hukum internasional, khususnya hak asasi manusia internasional.”
Dalam draf resolusi yang komprehensif, menegaskan bahwa hak-hak individu harus dilindungi secara online, khususnya hak privasi. ”Menyerukan kepada semua negara untuk menghormati dan melindungi hak setiap orang, termasuk dalam konteks komunikasi digital,” lanjut pernyataan Kementerian itu, seperti dikutip Xinhua.
Resolusi itu untuk menekan Amerika Serikat, yang diduga melakukan penyadapan besar-besaran atau spionase ke sejumlah negara, terutama Jerman dan Brazil. Pemerintah Brazil dan Jerman, telah marah setelah muncul laporan bahwa, AS melakukan penyadapan itu.
Laporan itu bersumber dari bocoran whistleblower National Security Agency (NSA), Edward Snowden. Namun rancangan resolusi, yang tidak menyebutkan nama masing-masing negara, akan diperdebatkan oleh sebuah komite Majelis Umum PBB yang berfokus pada hak asasi manusia.
Kementerian Luar Negeri Brazil, dalam sebuah pernyataan mengatakan, draf resolusi akan disampaikan pada Sidang Umum PBB tahunan, di New York. Draf itu, akan dievaluasi oleh komite PBB dan kemudian dilanjutkan dievaluasi oleh anggota majelis umum PBB.
“Resolusi tidak akan mengikat secara hukum, tapi akan menempatkan tekanan pada AS untuk mengendalikan skema program spionasenya,” bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Brazil. ”Negara (AS) harus memastikan bahwa langkah-langkah yang diambil untuk melawan terorisme sesuai dengan hukum internasional, khususnya hak asasi manusia internasional.”
Dalam draf resolusi yang komprehensif, menegaskan bahwa hak-hak individu harus dilindungi secara online, khususnya hak privasi. ”Menyerukan kepada semua negara untuk menghormati dan melindungi hak setiap orang, termasuk dalam konteks komunikasi digital,” lanjut pernyataan Kementerian itu, seperti dikutip Xinhua.
(mas)