Rangkaian ledakan bom mobil di Irak tewaskan 29 orang
Minggu, 27 Oktober 2013 - 22:31 WIB
Rangkaian ledakan bom mobil di Irak tewaskan 29 orang
A
A
A
Sindonews.com – Serangkaian ledakan bom mobil yang terjadi di Ibu Kota Irak, Baghdad, Minggu (27/10/2013), menewaskan sedikitnya 29 orang dan melukai lebih dari 88 lainnya. Demikian dinyatakan Kepolisian Irak.
Serangan dimulai sekitar pukul 9 pagi waktu setempat, ketika sebuah bom mobil meledak di sebuah pasar yang ramai oleh pengunjung di Distrik Sabie al- Bour, di bagian utara Baghdad. “Ledakan ini menewaskan tiga orang dan melukai 12 lainnya,” sebut sebuah sumber di Kepolisian Irak pada Xinhua.
Kemudian, bom mobil lain meledak di sebuah pasar dan tempat parkir di Distrik al-Huriyah, di timur laut Baghdad. Ledakan ini menewaskan dua orang dan melukai 10 lainnya. Tak berhenti sampai di situ, ledakan yang berasal dari bom mobil juga terjadi di sebuah pasar di Distrik Mashtal, Baghdad timur dan menewaskan 4 orang, serta melukai 7 lainnya.
Sementara bom mobil keempat menghantam sebuah pasar di Distrik Shaab, di bagian timur laut Baghdad. Serangan ini juga menewaskan 4 orang dan melukai 17 lainnya.
Sebuah bom mobil juga menghantam Distrik Abu Dsheer di Baghdad selatan, menewaskan sedikitnya enam orang dan melukai 14 lainnya. Bom mobil lain meledak di sebuah jalan raya di Distrik Baiyaa, selatan Baghdad dan, menewaskan lima orang serta melukai 11 lainnya.
Sedangkan di pinggiran wilayah Nahrawan, dua bom mobil meledak di pasar yang ramai oleh pengunjung. Ledakan ini menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai 17 orang yang berada di sekitar lokasi ledakan.
Irak menyaksikan letusan kekerasan terburuk dalam beberapa tahun terakhir, yang menimbulkan kekhawatiran bahwa negara itu meluncur kembali ke konflik sipil. Misi Bantuan PBB untuk Irak mengatakan, bahwa hampir 6.000 warga sipil tewas dan lebih dari 14 ribu lainnya terluka sejak Januari hingga September tahun ini.
Serangan dimulai sekitar pukul 9 pagi waktu setempat, ketika sebuah bom mobil meledak di sebuah pasar yang ramai oleh pengunjung di Distrik Sabie al- Bour, di bagian utara Baghdad. “Ledakan ini menewaskan tiga orang dan melukai 12 lainnya,” sebut sebuah sumber di Kepolisian Irak pada Xinhua.
Kemudian, bom mobil lain meledak di sebuah pasar dan tempat parkir di Distrik al-Huriyah, di timur laut Baghdad. Ledakan ini menewaskan dua orang dan melukai 10 lainnya. Tak berhenti sampai di situ, ledakan yang berasal dari bom mobil juga terjadi di sebuah pasar di Distrik Mashtal, Baghdad timur dan menewaskan 4 orang, serta melukai 7 lainnya.
Sementara bom mobil keempat menghantam sebuah pasar di Distrik Shaab, di bagian timur laut Baghdad. Serangan ini juga menewaskan 4 orang dan melukai 17 lainnya.
Sebuah bom mobil juga menghantam Distrik Abu Dsheer di Baghdad selatan, menewaskan sedikitnya enam orang dan melukai 14 lainnya. Bom mobil lain meledak di sebuah jalan raya di Distrik Baiyaa, selatan Baghdad dan, menewaskan lima orang serta melukai 11 lainnya.
Sedangkan di pinggiran wilayah Nahrawan, dua bom mobil meledak di pasar yang ramai oleh pengunjung. Ledakan ini menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai 17 orang yang berada di sekitar lokasi ledakan.
Irak menyaksikan letusan kekerasan terburuk dalam beberapa tahun terakhir, yang menimbulkan kekhawatiran bahwa negara itu meluncur kembali ke konflik sipil. Misi Bantuan PBB untuk Irak mengatakan, bahwa hampir 6.000 warga sipil tewas dan lebih dari 14 ribu lainnya terluka sejak Januari hingga September tahun ini.
(esn)