Intel Jerman selidiki dugaan spionase AS

Sabtu, 26 Oktober 2013 - 10:19 WIB
Intel Jerman selidiki...
Intel Jerman selidiki dugaan spionase AS
A A A
Sindonews.com – Pemerintah Jerman menugaskan kepala badan intelijen Jerman ke Washington. Tujuannya, untuk menyelidiki dugaan penyadapan ponsel Kanselir Jerman, Angela Merkel yang dilakukan Badan Keamanan Nasional (NSA) Amerika Serikat.

Juru bicara Pemerintah Jerman Georg Streiter, tidak memberikan informasi tanggal keberangkatan kepala badan intelijen Jerman ke Washington. “Itu sedang diatur dengan waktu yang relatif singkat,” katanya, seperti dikutip BBC, Sabtu (26/10/2013).

”Apa sebenarnya yang akan diselidiki, bagaimana dan dalam bentuk apa, serta dinegosiasikan oleh siapa, saya tidak dapat memberitahu Anda sekarang,” katanya kepada wartawan.

”Tapi Anda akan tahu tentang hal itu dalam waktu dekat, karena kami telah memberikan beberapa tekanan untuk melakukan hal ini (penyelidikan) dengan cepat."

Kanselir Jerman, Angela Merkel yang marah atas laporan, bahwa ponselnya diduga telah disadap NSA, menyebut, rasa ketidakpercayaan yang disulut AS akan membuat situasi jadi lebih sulit.

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jennifer Psaki, mengakui, laporan penyadapan yang membuat para pemimpin Eropa gerah itu, bersumber dari whistleblower NSA, Edward Snowden. “Itu telah menimbulkan ketegangan dengan beberapa sekutu kami,” ucap Psaki.

”Kami berdiskusi dengan sekutu, mereka akan terus menuntut, seperti halnya yang dilakukan Jerman dengan mengutus delegasinya ke sini dalam beberapa minggu mendatang,” lanjut Psaki.

Psaki menambahkan, peninjauan ulang cara kerja intelijen AS, seperti yang diutarakann Presiden Barack Obama sebelumnya, akan mempengaruhi kebijakan luar negeri AS.
(mas)
Berita Terkait
Bayern München Ikat...
Bayern München Ikat Leon Goretzka Hingga 2026
Produksi Makanan Crispy...
Produksi Makanan Crispy dari Ulat Jerman
Banjir Rendam Kota Koblenz,...
Banjir Rendam Kota Koblenz, Jerman
Hasil EURO 2024: Langsung...
Hasil EURO 2024: Langsung Tancap Gas, Jerman Bantai Skotlandia 5-1
Pangeran Jerman Dituntut...
Pangeran Jerman Dituntut Ayahnya karena Jual Kastil Keluarga Hanya Rp17.000
Balas Tindakan Berlin,...
Balas Tindakan Berlin, Teheran Usir Dua Diplomat Jerman
Berita Terkini
Raja Langit Sesungguhnya:...
Raja Langit Sesungguhnya: 5 Helikopter Tempur Paling Mematikan Berdasarkan Rekam Jejak Perang
36 menit yang lalu
Lebih dari 9.500 Orang...
Lebih dari 9.500 Orang Hilang di Gaza sejak Awal Perang
37 menit yang lalu
Presiden Lebanon Aoun...
Presiden Lebanon Aoun Peringatkan Kesepakatan Gencatan Senjata sebagai Kesempatan Terakhir
1 jam yang lalu
Drone Hizbullah Hantam...
Drone Hizbullah Hantam Kendaraan Kepala Komando Utara IDF di Lebanon Selatan
2 jam yang lalu
Pemimpin Tertinggi Iran...
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Peringatkan Perpecahan setelah Kekalahan Musuh di Medan Perang
3 jam yang lalu
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
4 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved