Tim ahli OPCW telah kunjung 18 situs kimia di Suriah
Kamis, 24 Oktober 2013 - 23:07 WIB
Tim ahli OPCW telah kunjung 18 situs kimia di Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Para ahli senjata kimia dari Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) dan PBB telah mengunjungi 18 dari 23 situs senjata kimia di Suriah. Demikian bunyi pernyataan OPCW, Rabu (23/10/2013).
"Kegiatan perusakan fungsional peralatan penting untuk sejumlah unit telah dilakukan di hampir semua 18 situs," sebut pernyataan OPCW, seperti dikutip dari Xinhua. OPCW menambahkan, bahwa mereka bekerja dengan pihak berwenang Suriah untuk menyiapkan deklarasi awal, yang akan mencakup rencana umum penghancuran senjata kimia milik rezim Suriah.
“Kami berharap untuk menerima deklarasi awal Suriah dalam 24 jam berikutnya, sesuai dengan tenggat waktu yang telah disepakati,” lanjut pernyataan itu.
OPCW mencatat, bahwa inspektur mereka yang bekerja dalam tiga tim, sejauh ini mendapat akses untuk masuk ke situs-situs senjata kimia milik rezim Suriah. "Interaksi dengan PBB tetap baik dan kerjasama dari pihak berwenang Suriah juga demikian,” tambah pernyataan itu.
Masih menurut pernyataan itu, bahwa sejumlah negara menyatakan siap mengirim ahli kimia mereka untuk bergabung dengan tim OPCW.
"Kegiatan perusakan fungsional peralatan penting untuk sejumlah unit telah dilakukan di hampir semua 18 situs," sebut pernyataan OPCW, seperti dikutip dari Xinhua. OPCW menambahkan, bahwa mereka bekerja dengan pihak berwenang Suriah untuk menyiapkan deklarasi awal, yang akan mencakup rencana umum penghancuran senjata kimia milik rezim Suriah.
“Kami berharap untuk menerima deklarasi awal Suriah dalam 24 jam berikutnya, sesuai dengan tenggat waktu yang telah disepakati,” lanjut pernyataan itu.
OPCW mencatat, bahwa inspektur mereka yang bekerja dalam tiga tim, sejauh ini mendapat akses untuk masuk ke situs-situs senjata kimia milik rezim Suriah. "Interaksi dengan PBB tetap baik dan kerjasama dari pihak berwenang Suriah juga demikian,” tambah pernyataan itu.
Masih menurut pernyataan itu, bahwa sejumlah negara menyatakan siap mengirim ahli kimia mereka untuk bergabung dengan tim OPCW.
(esn)