Hidup usai digantung, napi Iran tak perlu dieksekusi ulang

Rabu, 23 Oktober 2013 - 10:14 WIB
Hidup usai digantung,...
Hidup usai digantung, napi Iran tak perlu dieksekusi ulang
A A A
Sindonews.com – Menteri Kehakiman Iran, Mustofa Pourmohammadi, mengatakan, nara pidana (napi) yang hidup lagi usai dieksekusi dengan cara digantung, tidak perlu dieksekusi ulang. Ekeskusi dengan cara menggantung napi, katanya, akan mencoreng citra Iran.

Komentar Menteri Kehakiman Iran itu, dilansir kantor berita ISNA, kemarin (22/10/2013). "Tidak ada kebutuhan bagi orang yang selamat dari tiang gantungan, digantung untuk kedua kalinya,” ucapnya.

Napi yang selamat dari eksekusi gantung itu adalah Alireza M, 37. Dia adalah napi untuk kasus penyelundupan obat bius yang divonis hukuman gantung. Dia digantung di sebuah penjara di sebuah kota dekat Bojnord, beberapa waktu lalu. Tapi, di kamar mayat dia ditemukan masih hidup.

Alireza sebelumnya telah digantung selama 12 menit. Bahkan dokter sudah menyatakan, napi tersebut telah meninggal dunia. Tapi ketika keluarga Alireza hendak mempersiapkan penguburan, napi tersebut diketahui pihak keluarga masih bernapas saat dilihat di kamar mayat.

Pria itu lantas dipindah ke sebuah rumah sakit, namun tetap di bawah pengawasan aparat bersenjata. Kantor berita Iran itu, melansir Senin lalu, bahwa kondisi Alireza kini koma.

Pengacara Alireza, meminta kepala pengadilan untuk menghentikan eksekusi ulang terhadap kliennya. Kendati Menteri Kehakiman berpendapat napi tersebut tidak perlu dieksekusi ulang, namun Pemerintah Iran tidak memiliki kontrol langsung atas keputusan pengadilan tersebut.

Iran tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat eksekusi tertinggi di dunia. Pekan lalu, Amnesty International mendesak Iran untuk tidak meneruskan eksekusi berulang. Amnesty juga menyerukan agar dihentikan eksekusi terhadap napi di Iran.
(mas)
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Gagalkan Rencana Intelijen...
Gagalkan Rencana Intelijen Ukraina, Rusia Tangkap Dalang Serangan Drone Berbasis AI
32 menit yang lalu
Iran Ancam Negara-negara...
Iran Ancam Negara-negara Teluk untuk Tidak Jadi Arena bagi Serangan AS
1 jam yang lalu
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, AS Gunakan Drone Laut untuk Menyerang Iran
2 jam yang lalu
Terungkap, Gempa Dahsyat...
Terungkap, Gempa Dahsyat Sumatra Sebabkan Singapura Tenggelam Secara Bertahap
2 jam yang lalu
Sirene dan Peringatan...
Sirene dan Peringatan Berbunyi di Seluruh Negara Arab
3 jam yang lalu
AS Kembalikan 2 Arca...
AS Kembalikan 2 Arca Buddha Abad ke-8 ke Indonesia, Hasil Curian Douglas Latchford
3 jam yang lalu
Infografis
11 Kombes Pol Pecah...
11 Kombes Pol Pecah Bintang usai Dapat Promosi Jabatan pada Juni 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved