Sudah 6 hari, kebakaran di Australia belum bisa dijinakkan
Selasa, 22 Oktober 2013 - 17:05 WIB
Sudah 6 hari, kebakaran di Australia belum bisa dijinakkan
A
A
A
Sindonews.com – Kebakaran hebat yang terjadi di Australia sejak Kamis (17/10/2013) pekan lalu sampai hari ini belum bisa dipadamkan. Ribuan petugas pemadam kebakaran masih berjuang keras memadamkan api yang telah melahap ratusan rumah di New South Wales (NSW), Australia.
Shane Fitzsimmons, Komisaris Pemadam Kebakaran NSW, mengatakan pada Selasa (22/10/2013), bahwa masih ada sekitar 60 titik kebakaran yang belum bisa dipadamkan. Titik kebakaran yang terbesar, katanya, terjadi di di Blue Mountains, sekitar 100 km sebelah barat Sydney.
Selain mengerahkan ribuan pemadam kebakaran, ratusan mobil pemadam kebakaran dan 90 pesawat pembawa air ikut dikerahkan. Setidaknya lebih dari 120 ribu hektar lahan hangus akibat kebakaran itu.
”Anda berbicara tentang beberapa tempat yang paling indah, negara indah di dunia, tetapi ini merupakan tantangan mengerikan bagi pemadam kebakaran,” kata Fitzsimmons, seperti dikutip BBC.
Akibat kebakaran itu, wilayah Sydney mulai diselimuti asap dan abu. Lebih dari 200 rumah telah hancur di New South Wales (NSW) sejak awal kebarakan di wilayah itu terjadi. Dewan Asuransi Australia mengatakan, sudah ada klaim lebih dari 93 juta dolar Australia atau USD90 juta yang diajukan. Pemerintah NSW juga telah mengumumkan status darurat atas musibah itu.
Hingga kini, korban tewas akibat kebakaran masih tercatat satu orang, yakni warga utara Sydney yang berupaya mempertahankan rumahnya, tapi mengalami serangan jantung.
Shane Fitzsimmons, Komisaris Pemadam Kebakaran NSW, mengatakan pada Selasa (22/10/2013), bahwa masih ada sekitar 60 titik kebakaran yang belum bisa dipadamkan. Titik kebakaran yang terbesar, katanya, terjadi di di Blue Mountains, sekitar 100 km sebelah barat Sydney.
Selain mengerahkan ribuan pemadam kebakaran, ratusan mobil pemadam kebakaran dan 90 pesawat pembawa air ikut dikerahkan. Setidaknya lebih dari 120 ribu hektar lahan hangus akibat kebakaran itu.
”Anda berbicara tentang beberapa tempat yang paling indah, negara indah di dunia, tetapi ini merupakan tantangan mengerikan bagi pemadam kebakaran,” kata Fitzsimmons, seperti dikutip BBC.
Akibat kebakaran itu, wilayah Sydney mulai diselimuti asap dan abu. Lebih dari 200 rumah telah hancur di New South Wales (NSW) sejak awal kebarakan di wilayah itu terjadi. Dewan Asuransi Australia mengatakan, sudah ada klaim lebih dari 93 juta dolar Australia atau USD90 juta yang diajukan. Pemerintah NSW juga telah mengumumkan status darurat atas musibah itu.
Hingga kini, korban tewas akibat kebakaran masih tercatat satu orang, yakni warga utara Sydney yang berupaya mempertahankan rumahnya, tapi mengalami serangan jantung.
(mas)