Israel bakal bebaskan tahanan Palestina tahap 2
Senin, 21 Oktober 2013 - 19:05 WIB
Israel bakal bebaskan tahanan Palestina tahap 2
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Israel akan membebaskan kelompok kedua tahanan Palestina pada tanggal 29 Oktober 2013 mendatang. Demikian disampaikan para pejabat Palestina.
Pada bulan Juli 2013 lalu, kabinet Israel memberikan suara untuk mendukung pembebasan 104 tahanan Palestina dalam beberapa tahapan. Pembebasan tahanan Palestina itu sebagai syarat dilakukannya perundingan damai kedua negara yang sudah dimulai sejak awal Ramadan lalu.
Layanan Penjara Israel akan mempublikasikan daftar 30 tahanan yang akan dibebaskan pada pekan depan. Tahap pertama, sebanyak 26 tahanan Palestina sudah dibebaskan pada 13 Agustus 2013 lalu.
Kendati demikian, awal bulan ini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak permintaan pejabat Amerika Serikat dan Palestina, untuk merinci para tahanan yang akan dibebaskan dalam tahap kedua.
Bulan lalu, anggota koalisi sayap kanan Israel menuntut agar Netanyahu menghentikan pembebasan tahanan Palestina. Tuntutan itu muncul setelah, beberapa serangan terhadap warga Israel di Tepi Barat terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Setidaknya tiga warga Israel tewas dan seorang gadis terluka, setelah mereka diserang kelompok militan.
”(Kami minta Netanyahu) mengadakan rapat kabinet untuk membahas kelanjutan dari kebijakan pelepasan tahanan Palestina, di tengah perkembangan situasi terakhir,” bunyi surat yang dikirim Menteri Ekonomi Israel Naftali Bennet bersama dengan anggota Partai Likud pimpinan Netanyahu.
Pembicaraan damai antara Israel dan Palestina telah kembali tercipta pada bulan Juli 2013, setelah terhenti selama tiga tahun. Pembiacaraan damai itu terhenti, karena Israel memperluas wilayah permukiman untuk warganya di Tepi Barat, di mana lahan itu sebelumnya milik Palestina tapi direbut Israel saat Perang Timur Tengah tahun 1967.
Pada bulan Juli 2013 lalu, kabinet Israel memberikan suara untuk mendukung pembebasan 104 tahanan Palestina dalam beberapa tahapan. Pembebasan tahanan Palestina itu sebagai syarat dilakukannya perundingan damai kedua negara yang sudah dimulai sejak awal Ramadan lalu.
Layanan Penjara Israel akan mempublikasikan daftar 30 tahanan yang akan dibebaskan pada pekan depan. Tahap pertama, sebanyak 26 tahanan Palestina sudah dibebaskan pada 13 Agustus 2013 lalu.
Kendati demikian, awal bulan ini, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menolak permintaan pejabat Amerika Serikat dan Palestina, untuk merinci para tahanan yang akan dibebaskan dalam tahap kedua.
Bulan lalu, anggota koalisi sayap kanan Israel menuntut agar Netanyahu menghentikan pembebasan tahanan Palestina. Tuntutan itu muncul setelah, beberapa serangan terhadap warga Israel di Tepi Barat terjadi dalam beberapa pekan terakhir. Setidaknya tiga warga Israel tewas dan seorang gadis terluka, setelah mereka diserang kelompok militan.
”(Kami minta Netanyahu) mengadakan rapat kabinet untuk membahas kelanjutan dari kebijakan pelepasan tahanan Palestina, di tengah perkembangan situasi terakhir,” bunyi surat yang dikirim Menteri Ekonomi Israel Naftali Bennet bersama dengan anggota Partai Likud pimpinan Netanyahu.
Pembicaraan damai antara Israel dan Palestina telah kembali tercipta pada bulan Juli 2013, setelah terhenti selama tiga tahun. Pembiacaraan damai itu terhenti, karena Israel memperluas wilayah permukiman untuk warganya di Tepi Barat, di mana lahan itu sebelumnya milik Palestina tapi direbut Israel saat Perang Timur Tengah tahun 1967.
(mas)