Australia kerahkan kapal canggih untuk cegah imigran ilegal
Jum'at, 11 Oktober 2013 - 23:16 WIB
Australia kerahkan kapal canggih untuk cegah imigran ilegal
A
A
A
Sindonews.com – Perdana Menteri Australia, Tony Abbott, pada Jumat (11/10/2013), meresmikan peluncuran kapal patroli kelas Cape yang berteknologi canggih di Darwin. Peluncuran kapal ini menghadirkan era baru dalam keamanan maritim Australia dan perlindungan perbatasan.
Kapal St George adalah kapal pertama dari delapan kapal berteknologi tinggi kelas Cape yang akan mengambil peran utama dalam Operasi Sovereign Borders yang diterapkan Pemerintahan Abbott untuk memerangi penyelundupan manusia dan kedatangan maritim ilegal.
Seperti dikutip dari Xinhua, Abbott menjelaskan, kapal patroli kelas Cape ini lebih besar dan lebih cepat dari kapal patrol Kelas Bay yang saa ini digunakan penjaga perbatasan Australia. Kapal patrol kelas Cape ini dapat berlayar sejauh 4.000 mil laut tanpa pengisian ulang bahan bakar.
Kapal ini juga dilengkapi dengan generasi terbaru dalam teknologi kelautan untuk memastikan deteksi cepat kapal ilegal dan dapat membawa sampai 50 penumpang. "Melindungi perairan Australia adalah tanggung jawab penuh Bea dan Angkatan Bersenjata," kata Abbott.
"Penambahan kapal kelas Cape ke dalam armada Bea dan kapal Angkatan Laut akan memberikan dampak yang kuat. Ini akan terlihat dalam kehadiran sekitar pantai kami untuk mencegah kegiatan ilegal dan menghentikan kapal," lanjutnya.
Rencananya, peluncuran seluruh delapan kapal patroli kelas Cape ini akan selesai pada akhir 2015. Mereka akan bergabung dengan kapal Kelas Armidale dan kapal Royal Australian Navy lainnya dalam melindungi perbatasan Asutralia.
Kapal St George adalah kapal pertama dari delapan kapal berteknologi tinggi kelas Cape yang akan mengambil peran utama dalam Operasi Sovereign Borders yang diterapkan Pemerintahan Abbott untuk memerangi penyelundupan manusia dan kedatangan maritim ilegal.
Seperti dikutip dari Xinhua, Abbott menjelaskan, kapal patroli kelas Cape ini lebih besar dan lebih cepat dari kapal patrol Kelas Bay yang saa ini digunakan penjaga perbatasan Australia. Kapal patrol kelas Cape ini dapat berlayar sejauh 4.000 mil laut tanpa pengisian ulang bahan bakar.
Kapal ini juga dilengkapi dengan generasi terbaru dalam teknologi kelautan untuk memastikan deteksi cepat kapal ilegal dan dapat membawa sampai 50 penumpang. "Melindungi perairan Australia adalah tanggung jawab penuh Bea dan Angkatan Bersenjata," kata Abbott.
"Penambahan kapal kelas Cape ke dalam armada Bea dan kapal Angkatan Laut akan memberikan dampak yang kuat. Ini akan terlihat dalam kehadiran sekitar pantai kami untuk mencegah kegiatan ilegal dan menghentikan kapal," lanjutnya.
Rencananya, peluncuran seluruh delapan kapal patroli kelas Cape ini akan selesai pada akhir 2015. Mereka akan bergabung dengan kapal Kelas Armidale dan kapal Royal Australian Navy lainnya dalam melindungi perbatasan Asutralia.
(esn)