Kalahkan Malala, OPCW raih Nobel Perdamaian 2013

Jum'at, 11 Oktober 2013 - 17:14 WIB
Kalahkan Malala, OPCW...
Kalahkan Malala, OPCW raih Nobel Perdamaian 2013
A A A
Sindonews.com – Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) yang tengah menjalankan misi pelucutan senjata kimia di Suriah, resmi meraih Nobel Perdamaian 2013, pada Jumat (11/10/2013). Sebelum pengumuman resmi itu muncul, stasiun televisi Norwegia, NRK, sudah melaporkan bocoran informasi itu.

OPCW mengalahkan nominator favorit peraih Nobel Perdamaian 2013, Malala Yousafzai, 16, gadis Pakistan yang pernah ditembak kepalanya oleh militan Taliban Pakistan, karena mengampanyekan pendidikan untuk anak-anak perempuan di sana. Selain Malala, nominator favorit lainnya adalah ginekolog Denis Mukwege asal Republik Demokratik Kongo.

Pengumuman resmi, bahwa OPCW meraih Nobel Perdamaian 2013, disampaikan Komite Nobel. ”Itu untuk menghormati OPCW atas pekerjaan yang berat untuk memusnahkan senjata kimia,” bunyi pernyataan Komite Nobel.

Bermarkas di Den Haag, OPCW didirikan untuk menegakkan Konvensi Senjata Kimia 1997, yang dibuat sejak 1993. Mereka saat ini tengah menjalankan misi berat, yakni membongkar gudang senjata kimia Suriah dan memusnahkannya. Tugas mereka mempertaruhkan nyawa, karena dalam menjalankan misinya di bawah situasi perang yang berkecamuk antara pasukan Suriah dengan pemberontak bersenjata.

Dengan meraih Nobel Perdamaian 2013, OPCW berhak atas medali emas dan kronor Swedia senilai 780 ribu poundsterling. Sebelumnya, stasiun televisi Norwegia, NRK, sudah lebih dulu merilis bocoran penerimaan Nobel Perdamaian itu.

”Menurut informasi yang diperoleh (dari siaran pers) ke NRK, Hadiah Nobel Perdamaian 2013 akan diberikan kepada organisasi yang didukung PBB, yakni Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW),” tulis NRK, dalam situsnya.
(mas)
Berita Terkait
Festival Prajurit Viking...
Festival Prajurit Viking Tampilkan Pertempuran Kerajaan Masa Lampau
Siapa Marius Borg Hoiby?...
Siapa Marius Borg Hoiby? Putra Putri Mahkota Norwegia yang Jadi Terdakwa Kasus Pemerkosaan
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Anak Putri Mahkota Norwegia...
Anak Putri Mahkota Norwegia Didakwa Memerkosa 4 Perempuan, Terancam 10 Tahun Penjara
Ippho Santosa Bersamai...
Ippho Santosa Bersamai Distributor Norway ke Norwegia
8 Fakta Menarik tentang...
8 Fakta Menarik tentang Norwegia, Negara Paling Bahagia dan Matahari Tak Terbenam di Musim Panas
Berita Terkini
Iran Serang 5 Negara...
Iran Serang 5 Negara Arab karena Jadi Pangkalan Militer AS
30 menit yang lalu
Serangan Balasan Iran...
Serangan Balasan Iran Diklaim Tewaskan 3 Tentara AS dan Hancurkan Sistem Rudal HIMARS
54 menit yang lalu
AS Bombarir Iran untuk...
AS Bombarir Iran untuk Keempat Kalinya, Teheran Sebut Kejahatan Perang
1 jam yang lalu
Senator AS yang Desak...
Senator AS yang Desak Israel Mengebom Nuklir Gaza Tiba-tiba Meninggal
1 jam yang lalu
4 Alasan Krisis Selat...
4 Alasan Krisis Selat Hormuz Tak Bisa Diselesaikan melalui Perang
3 jam yang lalu
Saling Serang dan Ancam,...
Saling Serang dan Ancam, Perang AS dan Iran Bisa Berlarut-larut selama Berbulan-bulan
5 jam yang lalu
Infografis
Mutiara Annisa Baswedan,...
Mutiara Annisa Baswedan, Putri Anies yang Raih Beasiswa LPDP ke Harvard
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved