Buru loyalis Morsi, militer Mesir serbu Kerdasa
Jum'at, 20 September 2013 - 17:43 WIB
Buru loyalis Morsi, militer Mesir serbu Kerdasa
A
A
A
Sindonews.com - Pasukan militer Mesir terus memburu para loyalis presiden terguling, Mohamed Morsi, dari kelompok Ikhwanul Muslimin pada Jumat (20/9/2013). Pasukan itu, menyerbu kota Kerdasa, dan berhasil mengusai kota di dekat Kairo, yang sebelumnya jadi basis loyalis Morsi.
Televisi pemerintah dan surat kabar setempat, melaporkan, pasukan Pemerintah Mesir telah mengambil kontrol Kota Kerdasa. Namun, sumber-sumber keamanan, mengatakan
daerah itu belum stabil.
Sejak Kamis kemarin, tentara dan polisi Mesir menyerbu Kota Kerdasa. Kota itu menjadi ajang bentrokan sejak Morsi digulingkan dan dijebloskan ke penjara pada Juli 2013. Sejauh ini 85 orang telah ditangkap.”Puluhan senjata, termasuk granat roket disita dalam operasi,” demikian laporan televisi Pemerintah Mesir, seperti dikutip Reuters.
Selain di Kerdasa, militer Mesir juga meningkatkan operasinya di Sinai, dekat Israel. Nyaris, saban hari operasi militer digelar di Sinai, yang dicurigai sebagai basis para militan.
Kekerasan di Mesir telah membangkitkan kembali kenangan tahun 1990-an, ketika negara itu menghadapi gerilyawan yang menyerang di lokasi pariwisata. Ekonomi negara itu, juga mengalami kekacauan, sejak militer menggulingkan Morsi, yang berujung pada protes massa yang hampir membuat negara itu keos.
Dalam operasi di Kerdasa, seorang jenderal polisi ditembak mati. Sembilan polisi dan tentara juga terluka akibat ledakan granat yang dilemparkan para militan. Seorang petugas polisi di tempat kejadian, mengatakan mereka memiliki sekitar 150 surat perintah untuk orang yang diduga melakukan serangan terhadap kantor polisi dan sebuah gereja di Kerdasa.
Televisi pemerintah dan surat kabar setempat, melaporkan, pasukan Pemerintah Mesir telah mengambil kontrol Kota Kerdasa. Namun, sumber-sumber keamanan, mengatakan
daerah itu belum stabil.
Sejak Kamis kemarin, tentara dan polisi Mesir menyerbu Kota Kerdasa. Kota itu menjadi ajang bentrokan sejak Morsi digulingkan dan dijebloskan ke penjara pada Juli 2013. Sejauh ini 85 orang telah ditangkap.”Puluhan senjata, termasuk granat roket disita dalam operasi,” demikian laporan televisi Pemerintah Mesir, seperti dikutip Reuters.
Selain di Kerdasa, militer Mesir juga meningkatkan operasinya di Sinai, dekat Israel. Nyaris, saban hari operasi militer digelar di Sinai, yang dicurigai sebagai basis para militan.
Kekerasan di Mesir telah membangkitkan kembali kenangan tahun 1990-an, ketika negara itu menghadapi gerilyawan yang menyerang di lokasi pariwisata. Ekonomi negara itu, juga mengalami kekacauan, sejak militer menggulingkan Morsi, yang berujung pada protes massa yang hampir membuat negara itu keos.
Dalam operasi di Kerdasa, seorang jenderal polisi ditembak mati. Sembilan polisi dan tentara juga terluka akibat ledakan granat yang dilemparkan para militan. Seorang petugas polisi di tempat kejadian, mengatakan mereka memiliki sekitar 150 surat perintah untuk orang yang diduga melakukan serangan terhadap kantor polisi dan sebuah gereja di Kerdasa.
(esn)