Polisi selidiki kebakaran misterius yang tewaskan 4 orang di Leicester
Sabtu, 14 September 2013 - 17:55 WIB
Polisi selidiki kebakaran misterius yang tewaskan 4 orang di Leicester
A
A
A
Sindonews.com – Polisi menyelidiki pembunuhan terhadap pria di Leicester, London, Inggris, dan telah menahan tiga orang. Polisi juga menyelidiki kasus itu, dengan kebakaran rumah misterius, yang menewaskan seorang ibu dan tiga anaknya, karena lokasi kedua kasus itu tidak berjauhan.
Seorang pria berusia 19 tahun dan dua wanita berusia 19 tahun ditangkap semalam, atas pembunuhan seorang pria berusia 20-an tahun di jalanan, di Leicester.
Detektif juga telah meluncurkan penyelidikan pembunuhan itu, terkait dengan kebakaran rumah yang menewaskan empat orang. Diduga, kebakaran itu sebagai serangan balas dendam.
Shehnila Taufiq, 40, tewas bersama putrinya, 19 tahun dan dua anak laki-lakinya yang berusia 17 dan 15 tahun, ketika kebakaran melanda rumah mereka. ”Keadaan dan penyebab kebakaran saat ini sedang diselidiki dan kita bisa memastikan ada yang mencurigakan dengan pembunuhan sebelumnya,” kata Asisten Kepala Polisi Leicestershire, Roger Bannister, seperti dikutip Fox News, Sabtu (14/9/2013).
”Ini adalah kedua insiden yang sangat serius dan penyelidikan sedang dalam tahap awal, untuk menentukan apakah ada hubungan antara keduanya atau tidak,” katanya lagi.
Jenazah ibu dan tiga anaknya, yang semuanya Muslim, ditemukan di rumah bertingkat mereka di daerah Hills Spinney, Jumat dini hari kemarin. Suami wanita itu, Muhammad Taufiq Al Sattar, yang ahli bedah saraf, diyakini telah kembali ke rumahnya dari Irlandia.
Para tetangga, percaya keluarga yang berdarah Pakistan itu, kemungkinan menjadi serangan pembakaran yang disengaja. ”Kebanyakan orang merasa serangan ini ditujukan untuk orang lain, dan yang punya rumah itu yang dianggap salah,” kata salah satu warga setempat yang diwawacarai dengan kondisi anonim.
Ibrahim Mogra , asisten sekretaris jenderal Dewan Muslim Inggris telah mengunjungi lokasi rumah yang terbakar. ”Sulit untuk percaya bahwa tragedi seperti itu bisa terjadi, dan empat nyawa bisa hilang dalam hitungan menit,” katanya, yang juga menaruh kecurigaan.
Seorang pria berusia 19 tahun dan dua wanita berusia 19 tahun ditangkap semalam, atas pembunuhan seorang pria berusia 20-an tahun di jalanan, di Leicester.
Detektif juga telah meluncurkan penyelidikan pembunuhan itu, terkait dengan kebakaran rumah yang menewaskan empat orang. Diduga, kebakaran itu sebagai serangan balas dendam.
Shehnila Taufiq, 40, tewas bersama putrinya, 19 tahun dan dua anak laki-lakinya yang berusia 17 dan 15 tahun, ketika kebakaran melanda rumah mereka. ”Keadaan dan penyebab kebakaran saat ini sedang diselidiki dan kita bisa memastikan ada yang mencurigakan dengan pembunuhan sebelumnya,” kata Asisten Kepala Polisi Leicestershire, Roger Bannister, seperti dikutip Fox News, Sabtu (14/9/2013).
”Ini adalah kedua insiden yang sangat serius dan penyelidikan sedang dalam tahap awal, untuk menentukan apakah ada hubungan antara keduanya atau tidak,” katanya lagi.
Jenazah ibu dan tiga anaknya, yang semuanya Muslim, ditemukan di rumah bertingkat mereka di daerah Hills Spinney, Jumat dini hari kemarin. Suami wanita itu, Muhammad Taufiq Al Sattar, yang ahli bedah saraf, diyakini telah kembali ke rumahnya dari Irlandia.
Para tetangga, percaya keluarga yang berdarah Pakistan itu, kemungkinan menjadi serangan pembakaran yang disengaja. ”Kebanyakan orang merasa serangan ini ditujukan untuk orang lain, dan yang punya rumah itu yang dianggap salah,” kata salah satu warga setempat yang diwawacarai dengan kondisi anonim.
Ibrahim Mogra , asisten sekretaris jenderal Dewan Muslim Inggris telah mengunjungi lokasi rumah yang terbakar. ”Sulit untuk percaya bahwa tragedi seperti itu bisa terjadi, dan empat nyawa bisa hilang dalam hitungan menit,” katanya, yang juga menaruh kecurigaan.
(esn)