Polisi Inggris bekuk 12 pembobol bank via komputer jarak jauh
Jum'at, 13 September 2013 - 17:20 WIB
Polisi Inggris bekuk 12 pembobol bank via komputer jarak jauh
A
A
A
Sindonews.com - Polisi Inggris mengatakan pada Jumat (13/9/2013), bahwa mereka telah menangkap 12 orang yang mengendalikan komputer Bank Santender, Inggris, dari jarak jauh. Mereka secara canggih, mengendalikan komputer itu untuk membobol uang bank senilai jutaan poundsterling.
Polisi menemukan sebuah perangkat dipasang ke komputer di sebuah cabang bank di London. Perangkat itulah yang memungkinkan para tersangka pembobol bank mengunduh data yang ada di komputer bank.
Polisi menangkap 12 pria, yang rata-rata berusia antara 23 hingga 50 tahun, di London. Mereka ditangkap atas tuduhan bersekongkol untuk membobol bank. “Ada rencana dengan target cabang bank di Surrey Quays, di distrik Canary Wharf,” kata pihak Kepolisian Metropolitan London, seperti dikutip AFP.
Seorang juru bicara Kepolisian Metropolitan London, menyebut, penangkapan mereka juga untuk mencegah pembobolan terhadap bank Spanyol. Jika tidak dicegah, bank tersebut bisa mengalami kerugian jutaaN poundsterling dalam waktu singkat.
Juru bicara itu menjelaskan, sebuah perangkat keyboard-monitor-mouse telah dipasang ke komputer di sebuah cabang bank. Perangkat itu bisa mentransfer isi desktop secara lengkap dari komputer bank melalui jaringan.
Polisi sebelum berhasil menangkap 12 pembobol bank tersebut, mereka telah melakukan penggerebekan, dan penyitaan di beberapa alamat di London. Para tersangka yang ditangkap, sudah ditahan sejak kemarin.
Detektif Inspektur Unit Cyber-Crime, Mark Raymond, mengatakan, para tersangka bertindak secara canggih. ”Ini adalah rencana canggih yang bisa menyebabkan hilangnya uang dalam jumlah yang sangat besar, dan merupakan kasus yang paling signifikan yang kita temui.”
Polisi menemukan sebuah perangkat dipasang ke komputer di sebuah cabang bank di London. Perangkat itulah yang memungkinkan para tersangka pembobol bank mengunduh data yang ada di komputer bank.
Polisi menangkap 12 pria, yang rata-rata berusia antara 23 hingga 50 tahun, di London. Mereka ditangkap atas tuduhan bersekongkol untuk membobol bank. “Ada rencana dengan target cabang bank di Surrey Quays, di distrik Canary Wharf,” kata pihak Kepolisian Metropolitan London, seperti dikutip AFP.
Seorang juru bicara Kepolisian Metropolitan London, menyebut, penangkapan mereka juga untuk mencegah pembobolan terhadap bank Spanyol. Jika tidak dicegah, bank tersebut bisa mengalami kerugian jutaaN poundsterling dalam waktu singkat.
Juru bicara itu menjelaskan, sebuah perangkat keyboard-monitor-mouse telah dipasang ke komputer di sebuah cabang bank. Perangkat itu bisa mentransfer isi desktop secara lengkap dari komputer bank melalui jaringan.
Polisi sebelum berhasil menangkap 12 pembobol bank tersebut, mereka telah melakukan penggerebekan, dan penyitaan di beberapa alamat di London. Para tersangka yang ditangkap, sudah ditahan sejak kemarin.
Detektif Inspektur Unit Cyber-Crime, Mark Raymond, mengatakan, para tersangka bertindak secara canggih. ”Ini adalah rencana canggih yang bisa menyebabkan hilangnya uang dalam jumlah yang sangat besar, dan merupakan kasus yang paling signifikan yang kita temui.”
(esn)