Abbott: Australia di bawah manajemen baru

Minggu, 08 September 2013 - 23:17 WIB
Abbott: Australia di...
Abbott: Australia di bawah manajemen baru
A A A
Sindonews.com – Perdana Menteri Australia yang baru terpilih, Tony Abbott, menyatakan, negaranya saat ini berada di bawah manajemen baru. Hal ini ditegaskan oleh Abbott, setelah dirinya memenangkan 88 dari 150 suara yang tersedia di parlemen, Minggu (8/9/2013).

Abbott yang memimpin Partai Liberal di Australia, mengalahkan Partai Buruh yang hanya mengantongi 57 suara. "Mulai hari ini, saya nyatakan Australia berada di bawah manajemen baru dan Australia sekarang terbuka untuk bisnis baru," kata Abbott, seperti dikutip dari BBC.

Dalam pernyataan yang dibacakan di hadapan ratusan pendukungnya, Abbot juga berjanji akan terus mendukung kaum buruh. " Tim saya akan menjadikan Australia lebih kuat dan lebih baik di masa depan, sesuai dengan pilihan Anda," kata Abbott.

Di hari pertama menjabat sebagai PM Australia, Abbott langsung mengadakan pertemuan dengan kepala pelayanan publik untuk membahas agenda kebijakan pemerintah koalisi dan ekonomi. Ia bertemu di Sydney dengan tiga kepala departemen kunci, Martin Parkinson (Keuangan), David Tune (Keuangan), dan Ian Watt (Perdana Menteri dan Kabinet)

Ia mengadakan pertemuan ini, sebelum melakukan briefing dengan departemen pertahanan dan intelijen, termasuk membahasa perkembangan krisis Suriah. "Ada keamanan perbatasan, ada keamanan ekonomi dan orang-orang berharap, bahwa pemerintah yang baru akan membangun ekonomi yang kuat dan sejahtera untuk Australia aman," kata Abbott.
(esn)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Australia Menyadari...
Australia Menyadari Konsumen China Tak Tergantikan Usai 30 Bulan Konflik
Berita Terkini
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
25 menit yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
47 menit yang lalu
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
1 jam yang lalu
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
1 jam yang lalu
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Lagi, Padahal Telah Setuju Gencatan Senjata yang Dimediasi AS
3 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Pangkalan AS di Kuwait Hancur usai Serangan Iran
4 jam yang lalu
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved