16 warga Afghanistan tewas akibat serangan drone
Minggu, 08 September 2013 - 18:11 WIB
16 warga Afghanistan tewas akibat serangan drone
A
A
A
Sindonews.com - Sebanyak 16 orang dilaporkan tewas akibat serangan drone (pesawat tak berawak) di Distrik Watapor, Provinsi Kunar, Afghanistan timur. Demikian diungkapkan Kepala Polisi Provinsi Kunar Sayed Habibullah Khili kepada Xinhua, Minggu (8/9/2013).
"Serangan drone terhadap militan Taliban di Distrik Watapor pada Sabtu malam menewaskan 16 orang. Mereka adalah 10 orang warga sipil dan enam anggota Taliban, serta tiga pejuang Arab," ungkap Khili. "Empat orang diantara mereka adalah perempuan," imbuh Khili.
Pasukan Bantuan Keamanan Internasional yang dipimpin NATO (ISAF) dalam sebuah pernyataan membantah laporan jumlah korban tersebut. "Serangan itu menewaskan 10 militan," ungkap NATO dalam rilisnya.
"Kami sadar akan adanya tuduhan laporan tewasnya warga sipil di Distrik Watapor, Provinsi Kunar. Kami akan menangapi laporan jumlah korban tewas dengan serius. Kami akan mengkonfirmasi hal tersebut kepada pasukan koalisi yang melancarkan serangan di Distrik Watapor yang menewaskan 10 orang pasukan musuh," kata isi pernyataan ISAF.
"Sejauh ini kami tidak memiliki laporan warga sipil yang tewas akibat serangan tersebut. Kami akan melanjutkan peninjauan atas insiden tersebut dan akan memberikan update yang sesuai," lanjut isi pernyataan tersebut.
"Serangan drone terhadap militan Taliban di Distrik Watapor pada Sabtu malam menewaskan 16 orang. Mereka adalah 10 orang warga sipil dan enam anggota Taliban, serta tiga pejuang Arab," ungkap Khili. "Empat orang diantara mereka adalah perempuan," imbuh Khili.
Pasukan Bantuan Keamanan Internasional yang dipimpin NATO (ISAF) dalam sebuah pernyataan membantah laporan jumlah korban tersebut. "Serangan itu menewaskan 10 militan," ungkap NATO dalam rilisnya.
"Kami sadar akan adanya tuduhan laporan tewasnya warga sipil di Distrik Watapor, Provinsi Kunar. Kami akan menangapi laporan jumlah korban tewas dengan serius. Kami akan mengkonfirmasi hal tersebut kepada pasukan koalisi yang melancarkan serangan di Distrik Watapor yang menewaskan 10 orang pasukan musuh," kata isi pernyataan ISAF.
"Sejauh ini kami tidak memiliki laporan warga sipil yang tewas akibat serangan tersebut. Kami akan melanjutkan peninjauan atas insiden tersebut dan akan memberikan update yang sesuai," lanjut isi pernyataan tersebut.
(esn)