Jariangan al-Qaeda serang desa kaum Kristen di Suriah

Kamis, 05 September 2013 - 16:50 WIB
Jariangan al-Qaeda serang...
Jariangan al-Qaeda serang desa kaum Kristen di Suriah
A A A
Sindonews.com – Kelompok pemberontak jaringan al-Qaida, telah meluncurkan serangan terhadap sebuah desa yang dihuni kaum Kristen di Suriah. Serangan yang dilakukan di tengah ancaman agresi militer AS terhadap Suriah itu terjadi kemarin, di desa Maaloula.

Seorang biarawati, yang berbicara melalui telepon dari sebuah biara di desa itu, meminta namanya dirahasiakan, karena takut terhadap pembalasan dari kelompok pemberontak. Menurutnya, serangan terjadi beberapa jam sebelum panel Senat AS memberikan dukungan kepada Presiden Barack Obama untuk menyerang Suriah.

Menurut seorang pejabat Pemerintah Suriah, dan Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia, mengatakan, desa yang dihuni oleh mayoritas kaum Kristen di Maaloula, diserang oleh pemberontak jaringan al-Qaida, yakni kelompok Jabhat al-Nusra.

Pihak Observatorium, mengatakan, di awal serangan, seorang dari al- Nusra meledakkan dirinya di sebuah pos pemeriksaan rezim Suriah di pintu masuk ke desa. Serangan bunuh diri diikuti oleh pertempuran antara pemberontak dan pasukan rezim.

Kelompok Observatorium yang berbasis di Inggris itu menyebut, para pemberontak telah merebut pos pemeriksaan, dan menewaskan delapan tentara rezim Suriah. Biarawati itu juga membenarkan, jika para pemberontak mengambil alih fasilitas hunian di atas gunung yang menghadap ke desa dan menembakkan peluru dari sana.

”Ini perang . Telah terjadi dari pukul 06.00 di pagi hari,” kata biarawati itu, seperti dikutip Fox News, Kamis (5/9/2013).

Menurutnya, sekitar 80 orang dari desa berlindung di biara yang menampung 13 biarawati dan 27 anak yatim. Seorang pejabat Pemerintah Suriah menegaskan pihak militer berusaha untuk mengusir pemberontak .

Maaloula adalah sebuah desa di pegunungan sekitar 40 mil (60 kilometer) timur laut dari Damaskus. Di desa itu berdiri rumah-rumah yang dihuni sekitar 2.000 warga. Beberapa di antaranya masih berbicara versi bahasa Aram, bahasa kuno seperti yang tertulis di Alkitab yang diyakini sebagai bahasa yang diucapkan Yesus.
(esn)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
Presiden Iran Minta...
Presiden Iran Minta Negara-negara Islam Bantu Suriah Hadapi Pemberontak
Berita Terkini
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
37 menit yang lalu
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
8 jam yang lalu
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
9 jam yang lalu
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
10 jam yang lalu
Rencana Volkswagen Buat...
Rencana Volkswagen Buat Rudal dengan Rafael Israel Dihalangi Para Investor Qatar
11 jam yang lalu
Ukraina Menggila, Pertahanan...
Ukraina Menggila, Pertahanan Udara Rusia Hancurkan 5.000 Drone dalam Sepekan
12 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved