Dokter ini tantang Parlemen Inggris tinggal di Suriah
Sabtu, 31 Agustus 2013 - 17:15 WIB
Dokter ini tantang Parlemen Inggris tinggal di Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Rola, seorang dokter yang bekerja sosial untuk korban konflik di Suriah, mengkritik anggota Parlemen Inggris yang memutuskan menentang pemerintah untuk menyerang Suriah. Dokter itu menantang salah satu anggota parlemen, Ed Miliband, untuk tinggal di Suriah agar bisa merasakan kengerian serangan pasukan rezim Suriah di sana.
Rola, bekerja untuk menolong para korban serangan pasukan Presiden Bashar al-Assad, yang berada di sebuah sekolah di Suriah utara awal pekan ini. Rola kepada Newsnight BBC, Sabtu (31/8/2013), mengundang Miliband dan keluarganya untuk menghabiskan waktunya di Suriah agar bisa merasakan ketakutan yang dialami para petugasnya di Suriah.
”Saya ingin, dia menghabiskan harinya di salah satu daerah sipil di bawah serbuan, penembakan, dan menonton pesawat tempur di atas kita yang menjatuhkan segala macam senjata ke warga sipil. Mereka takut, dan mencemaskan keselamatan keluarganya,” tutur Rola.
”Menghabiskan hanya satu hari dan satu malam di sebuah tenda, di salah satu kamp di mana tunawisma sekarang tinggal dan minum air limbah. Dan (dia) mencoba peruntungannya dalam ancaman demam dan, tidak ada obat,” lanjut dia.
Tantangan Rola itu, ditanggapi anggota kabinet dari Partai Buruh Inggris, Diane Abbott. ”Anggota parlemen menolak untuk memberikan mandate bagi (Perdana Menteri) Cameron untuk mengebom (Suriah) akhir pekan ini, bukan berarti bahwa kita tidak peduli. Keliru, jika kita tidak berpikir dengan adegan yang mengerikan,” katanya.
”Kami perdebatkan masalah ini selama delapan jam yang panjang dan ada konsensus, bahkan di antara orang-orang yang memilih Cameron (jadi Perdana Menteri) , bahwa pengeboman Suriah akhir pekan ini tidak akan membantu (menyelesaikan konflik).”
Perdana Menteri Inggris, David Cameron telah berbicara melalui telepon kepada Presiden AS Barack Obama, bahwa meskipun tidak direstui parlemen, Pemerintah Inggris tetap mendukung AS jika ingin menyerang Suriah.
Rola, bekerja untuk menolong para korban serangan pasukan Presiden Bashar al-Assad, yang berada di sebuah sekolah di Suriah utara awal pekan ini. Rola kepada Newsnight BBC, Sabtu (31/8/2013), mengundang Miliband dan keluarganya untuk menghabiskan waktunya di Suriah agar bisa merasakan ketakutan yang dialami para petugasnya di Suriah.
”Saya ingin, dia menghabiskan harinya di salah satu daerah sipil di bawah serbuan, penembakan, dan menonton pesawat tempur di atas kita yang menjatuhkan segala macam senjata ke warga sipil. Mereka takut, dan mencemaskan keselamatan keluarganya,” tutur Rola.
”Menghabiskan hanya satu hari dan satu malam di sebuah tenda, di salah satu kamp di mana tunawisma sekarang tinggal dan minum air limbah. Dan (dia) mencoba peruntungannya dalam ancaman demam dan, tidak ada obat,” lanjut dia.
Tantangan Rola itu, ditanggapi anggota kabinet dari Partai Buruh Inggris, Diane Abbott. ”Anggota parlemen menolak untuk memberikan mandate bagi (Perdana Menteri) Cameron untuk mengebom (Suriah) akhir pekan ini, bukan berarti bahwa kita tidak peduli. Keliru, jika kita tidak berpikir dengan adegan yang mengerikan,” katanya.
”Kami perdebatkan masalah ini selama delapan jam yang panjang dan ada konsensus, bahkan di antara orang-orang yang memilih Cameron (jadi Perdana Menteri) , bahwa pengeboman Suriah akhir pekan ini tidak akan membantu (menyelesaikan konflik).”
Perdana Menteri Inggris, David Cameron telah berbicara melalui telepon kepada Presiden AS Barack Obama, bahwa meskipun tidak direstui parlemen, Pemerintah Inggris tetap mendukung AS jika ingin menyerang Suriah.
(esn)