Delegasi Israel bahas Iran & Suriah di Gedung Putih
Selasa, 27 Agustus 2013 - 14:21 WIB
Delegasi Israel bahas Iran & Suriah di Gedung Putih
A
A
A
Sindonews.com - Sejumlah delegasi senior dari Isreal mengunjungi Gedung Putih untuk melakukan pembicaraan tingkat tinggi dengan pejabat Amerika Serikat (AS) tentang krisis Suriah dan pengelolaan nuklir Iran, Senin (26/8/2013).
Pejabat AS mengatakan, Penasihat Keamanan Nasional AS, Susan Rice, melakukan pertemuan kenegaraan dengan pensiun Mayor Jenderal Israel Yaakov Amidror dan Penasehat Keamanan Nasional Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
"Dalam pertemuan itu mereka memfokuskan diskusi pada masalah Iran, Suriah, termasuk Mesir dan beberapa masalah keamanan regional lainnya," ungkap Juru Bcara, Dewan Keamanan Nasional AS, Caitlin Hayden.
Pertemuan itu terjadi setelah AS mempertimbangkan untuk meluncurkan serangan militer sebagai tanggapan atas serangan yang diduga berasal dari serangan senjata kimia. Seorang pejabat AS mengatakan, informasi dari intelijen AS dan asing, menyatakan, hampir tidak ada keraguan lagi, jika senjata kimia digunakan pasukan Bashar al-Assad di Suriah.
Sebelumnya, Washington sudah mengisyaratkan menempuh opsi militer, setelah ada laporan penggunaan senjata kimia itu. Sementara Israel telah berulangkali mengungkapkan kekhawatirannya akan pengunaan senjata kimia di Suriah.
Menanggapi munculnya laporan dugaan penggunaan senjata kimia oleh rezim pemerintah Suriah, Presiden Israel Shimon Peres menyerukan upaya internasional untuk mengelurkan senjata kimia dari Suriah. Sebelumnya, Israel juga telah beberapa kali melancarkan serangan udara ke wilayah Suriah untuk membalas serangan udara yang datang dari Suriah.
Pejabat AS mengatakan, Penasihat Keamanan Nasional AS, Susan Rice, melakukan pertemuan kenegaraan dengan pensiun Mayor Jenderal Israel Yaakov Amidror dan Penasehat Keamanan Nasional Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.
"Dalam pertemuan itu mereka memfokuskan diskusi pada masalah Iran, Suriah, termasuk Mesir dan beberapa masalah keamanan regional lainnya," ungkap Juru Bcara, Dewan Keamanan Nasional AS, Caitlin Hayden.
Pertemuan itu terjadi setelah AS mempertimbangkan untuk meluncurkan serangan militer sebagai tanggapan atas serangan yang diduga berasal dari serangan senjata kimia. Seorang pejabat AS mengatakan, informasi dari intelijen AS dan asing, menyatakan, hampir tidak ada keraguan lagi, jika senjata kimia digunakan pasukan Bashar al-Assad di Suriah.
Sebelumnya, Washington sudah mengisyaratkan menempuh opsi militer, setelah ada laporan penggunaan senjata kimia itu. Sementara Israel telah berulangkali mengungkapkan kekhawatirannya akan pengunaan senjata kimia di Suriah.
Menanggapi munculnya laporan dugaan penggunaan senjata kimia oleh rezim pemerintah Suriah, Presiden Israel Shimon Peres menyerukan upaya internasional untuk mengelurkan senjata kimia dari Suriah. Sebelumnya, Israel juga telah beberapa kali melancarkan serangan udara ke wilayah Suriah untuk membalas serangan udara yang datang dari Suriah.
(esn)