Dunia tak tutup mata atas pemakaian senjata kimia di Suriah
Selasa, 27 Agustus 2013 - 09:06 WIB
Dunia tak tutup mata atas pemakaian senjata kimia di Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Perdana Menteri Australia, Kevin Rudd, pada Selasa (27/8/2013), ikut mengecam dugaan penggunaan senjata kimia di Suriah. Kemarin, Rudd dan Obama bertemu untuk membas reaksi masyarakat internasional terkait konflik di Suriah yang terus memanas.
”Saya tidak percaya dunia hanya bisa menutup mata tentang penggunaan senjata kimia terhadap penduduk sipil, yang mengakibatkan hampir 300 kematian, atau lebih, dan sekitar 3.600 orang dirawat di rumah sakit,” kata Rudd, dalam pidato di Sydney, seperti dikutip Reuters.
Namun, pihaknya menyatakan belum akan mengambil tindakan. ”(Australia) akan mengirim pesan impunitas untuk setiap otokrasi di dunia agar merenungkan penggunaan senjata kimia di masa depan,” lanjut dia.
Pihak Gedung Putih menyatakan, dalam pertemuan antara Presiden AS, Barack Obama, PM Australia, Kevin Rudd, kedua pemimpin negara itu menyatakan keprihatinan terkait penggunaan senjata kimia di Suriah.”Mereka membahas kemungkinan respons dari masyarakat internasional,” kata juru bicara Gedung Putih, Jay Carney.
”Presiden dan timnya mengevaluasi opsi untuk merespons pelanggaran norma internasional, termasuk larangan penggunaan senjata kimia terhadap penduduk sipil,” imbuh Carney.
”Saya tidak percaya dunia hanya bisa menutup mata tentang penggunaan senjata kimia terhadap penduduk sipil, yang mengakibatkan hampir 300 kematian, atau lebih, dan sekitar 3.600 orang dirawat di rumah sakit,” kata Rudd, dalam pidato di Sydney, seperti dikutip Reuters.
Namun, pihaknya menyatakan belum akan mengambil tindakan. ”(Australia) akan mengirim pesan impunitas untuk setiap otokrasi di dunia agar merenungkan penggunaan senjata kimia di masa depan,” lanjut dia.
Pihak Gedung Putih menyatakan, dalam pertemuan antara Presiden AS, Barack Obama, PM Australia, Kevin Rudd, kedua pemimpin negara itu menyatakan keprihatinan terkait penggunaan senjata kimia di Suriah.”Mereka membahas kemungkinan respons dari masyarakat internasional,” kata juru bicara Gedung Putih, Jay Carney.
”Presiden dan timnya mengevaluasi opsi untuk merespons pelanggaran norma internasional, termasuk larangan penggunaan senjata kimia terhadap penduduk sipil,” imbuh Carney.
(esn)