Rusia: AS & Eropa jangan buat kesimpulan dini di Suriah
Senin, 26 Agustus 2013 - 10:13 WIB
Rusia: AS & Eropa jangan buat kesimpulan dini di Suriah
A
A
A
Sindonews.com – Pemerintah Rusia telah mendesak AS dan negara-negara di Eropa agar tidak membuat kesimpulan dini soal dugaan penggunaan senjata kimia di Suriah. Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan, semua pihak harus menunggu hasil investigasi tim inspeksi PBB yang mulai bekerja hari ini, (26/8/2013).
”Semua negara harus menunggu hasil pemeriksaan (Tim PBB) dan berhati-hati, menghindari kesalahan tragis dengan mengambil kesimpulan mendahului tim itu,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Alexander Lukashevich kemarin, seperti dikutip Press TV.
”Rekan kita, Amerika dan Eropa, harus memahami apa yang menjadi konsekuensi (akibat kesimpulan dini) untuk Suriah, dunia Arab dan dunia Islam secara keseluruhan,” kata Lukashevich, yang ikut meminta agar negara Barat menghindari invasi militer terhadap Suriah.
Dalam pernyataan sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan aksi militer sepihak akan menjadi kesalahan tragis, berdampak fatal bagi keamanan di Timur Tengah.
Peringatan itu, disampaikan agar AS dan sekutunya tidak mengulangi kesalahan masa lalu mereka, seperti yang dilakukan terhadap Irak. Sampai saat ini invasi AS terhadap Irak dengan tuduhan kepemilikan senjata pemusnah massal oleh rezim Saddam Husein tidak terbukti.
Moskow juga memperingatkan negara Barat agar tidak menuduh Pemerintah Suriah terkait dugaan penggunaan senjata kimia. Pernyataan itu muncul setelah Departemen Pertahanan AS mengatakan siap untuk menempuh aksi militer di Suriah, jika Presiden AS Barack Obama memutuskan opsi itu.
”Semua negara harus menunggu hasil pemeriksaan (Tim PBB) dan berhati-hati, menghindari kesalahan tragis dengan mengambil kesimpulan mendahului tim itu,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Alexander Lukashevich kemarin, seperti dikutip Press TV.
”Rekan kita, Amerika dan Eropa, harus memahami apa yang menjadi konsekuensi (akibat kesimpulan dini) untuk Suriah, dunia Arab dan dunia Islam secara keseluruhan,” kata Lukashevich, yang ikut meminta agar negara Barat menghindari invasi militer terhadap Suriah.
Dalam pernyataan sebelumnya, Kementerian Luar Negeri Rusia mengatakan aksi militer sepihak akan menjadi kesalahan tragis, berdampak fatal bagi keamanan di Timur Tengah.
Peringatan itu, disampaikan agar AS dan sekutunya tidak mengulangi kesalahan masa lalu mereka, seperti yang dilakukan terhadap Irak. Sampai saat ini invasi AS terhadap Irak dengan tuduhan kepemilikan senjata pemusnah massal oleh rezim Saddam Husein tidak terbukti.
Moskow juga memperingatkan negara Barat agar tidak menuduh Pemerintah Suriah terkait dugaan penggunaan senjata kimia. Pernyataan itu muncul setelah Departemen Pertahanan AS mengatakan siap untuk menempuh aksi militer di Suriah, jika Presiden AS Barack Obama memutuskan opsi itu.
(esn)