Teror al-Qaeda targetkan jaringan kereta api Eropa
Senin, 19 Agustus 2013 - 10:37 WIB
Teror al-Qaeda targetkan jaringan kereta api Eropa
A
A
A
Sindonews.com - Kelompok al-Qaeda merencanakan serangan dengan target jaringan kereta api berkecepatan tinggi di Eropa. Demikian laporan harian Jerman, Bild, pada Senin (19/8/2013), mengutip sumber-sumber intelijen.
Menurut Bild, kelompok itu bisa menanam bahan peledak di kereta api dan terowongan. Atau melakukan sabotase di rel dan kabel listrik. Media Jerman itu, mengklaim laporannya bersumber dari National Security Agency (NSA) atau Badan Keamanan Nasional AS. ”Serangan pada jaringan kereta api di Eropa adalah topik sentral,” tulis Bild.
Pihak berwenang di Jerman telah menanggapi ancaman dengan langkah-langkah kongkrit. Seperti menyebarkan petugas polisi di stasiun utama dan pada rute utama.
Sedangkan media AS melaporkan, intelijen menyadap percakapan konferensi awal bulan ini yang melibatkan pemimpin al-Qaeda Ayman al-Zawahiri dan lebih dari 20 pimpinan al-Qaeda dari seluruh jaringan globalnya.
Hal ini mendorong AS dan beberapa negara sekutunya, untuk menutup kedutaan di seluruh dunia yang mayoritas penduduknya Muslim. Mereka takut akan terjadi serangan besar. Pada tanggal 1 Agustus 2013, AS mengeluarkan peringatan di seluruh dunia, bahwa al-Qaeda berencana melancarkan serangan di Timur Tengah atau Afrika Utara.
Menurut Bild, kelompok itu bisa menanam bahan peledak di kereta api dan terowongan. Atau melakukan sabotase di rel dan kabel listrik. Media Jerman itu, mengklaim laporannya bersumber dari National Security Agency (NSA) atau Badan Keamanan Nasional AS. ”Serangan pada jaringan kereta api di Eropa adalah topik sentral,” tulis Bild.
Pihak berwenang di Jerman telah menanggapi ancaman dengan langkah-langkah kongkrit. Seperti menyebarkan petugas polisi di stasiun utama dan pada rute utama.
Sedangkan media AS melaporkan, intelijen menyadap percakapan konferensi awal bulan ini yang melibatkan pemimpin al-Qaeda Ayman al-Zawahiri dan lebih dari 20 pimpinan al-Qaeda dari seluruh jaringan globalnya.
Hal ini mendorong AS dan beberapa negara sekutunya, untuk menutup kedutaan di seluruh dunia yang mayoritas penduduknya Muslim. Mereka takut akan terjadi serangan besar. Pada tanggal 1 Agustus 2013, AS mengeluarkan peringatan di seluruh dunia, bahwa al-Qaeda berencana melancarkan serangan di Timur Tengah atau Afrika Utara.
(esn)