149 demonstran & 43 polisi Mesir tewas dalam bentrokan
Kamis, 15 Agustus 2013 - 02:53 WIB
149 demonstran & 43 polisi Mesir tewas dalam bentrokan
A
A
A
Sindonews.com – Bentrokan yang terjadi pada Rabu (14/8/2013), antara pendukung presiden terguling Mohamed Morsi dengan aparat keamanan tak hanya menimbulkan korban jiwa di kalangan demonstran.
Seperti dilaporkan Reuters, korban jiwa juga timbul di pihak aparat keamanan. Menteri Dalam Negeri Mesir, Mohamed Ibrahim, menyatakan, 43 anggota Kepolisian Mesir tewas dalam bentrokan dengan pendukung Morsi.
Pernyataan ini dilontarkan Ibrahim dalam sebuah konferensi pers yang disiarkan stasiun televisi nasional Mesir. “Korban jiwa berjatuhan, setelah pasukan keamanan bergerak untuk memecah dua aksi duduk yang dilakukan oleh pendukung Morsi,” kata Ibrahim.
Menurutnya, dua kamp pendukung Morsi di Kairo telah telah benar-benar dibersihkan. Sementara di pihak demonstran, dilaporkan 149 orang tewas dan ribuan lainnya menderita luka-luka akibat tindakan keras aparat keamanan Mesir.
“Sekitar 1.403 terluka di seluruh Mesir ketika polisi menggelar operasi pembersihan di dua kamp besar pendukung Morsi,” kata Juru Bicara Departemen Kesehatan Mesir, Mohamed Fatah-Allah kepada Xinhua.
"36 orang tewas dan 321 terluka di Kairo, tepatnya di Rabaa al-Adawiya Square Nasr City dan 16 tewas dan 68 terluka dalam Nahda Square Giza selama operasi polisi,” lanjutnya. Di tempat lain, 35 tewas di Fayoum, 45 di Minya, dan empat di Helwan.
“Di wilayah lain, seperti Suez, Beheira, Sohag, Daqahliya, dan Asyut, juga dilaporkan adanya korban tewas dan kasus-kasus cedera,” lanjutnya. Menurutnya, sulit bagi ambulans untuk mencapai lokasi bentrokan dan mengangkut korban luka dan tewas.
Seperti dilaporkan Reuters, korban jiwa juga timbul di pihak aparat keamanan. Menteri Dalam Negeri Mesir, Mohamed Ibrahim, menyatakan, 43 anggota Kepolisian Mesir tewas dalam bentrokan dengan pendukung Morsi.
Pernyataan ini dilontarkan Ibrahim dalam sebuah konferensi pers yang disiarkan stasiun televisi nasional Mesir. “Korban jiwa berjatuhan, setelah pasukan keamanan bergerak untuk memecah dua aksi duduk yang dilakukan oleh pendukung Morsi,” kata Ibrahim.
Menurutnya, dua kamp pendukung Morsi di Kairo telah telah benar-benar dibersihkan. Sementara di pihak demonstran, dilaporkan 149 orang tewas dan ribuan lainnya menderita luka-luka akibat tindakan keras aparat keamanan Mesir.
“Sekitar 1.403 terluka di seluruh Mesir ketika polisi menggelar operasi pembersihan di dua kamp besar pendukung Morsi,” kata Juru Bicara Departemen Kesehatan Mesir, Mohamed Fatah-Allah kepada Xinhua.
"36 orang tewas dan 321 terluka di Kairo, tepatnya di Rabaa al-Adawiya Square Nasr City dan 16 tewas dan 68 terluka dalam Nahda Square Giza selama operasi polisi,” lanjutnya. Di tempat lain, 35 tewas di Fayoum, 45 di Minya, dan empat di Helwan.
“Di wilayah lain, seperti Suez, Beheira, Sohag, Daqahliya, dan Asyut, juga dilaporkan adanya korban tewas dan kasus-kasus cedera,” lanjutnya. Menurutnya, sulit bagi ambulans untuk mencapai lokasi bentrokan dan mengangkut korban luka dan tewas.
(esn)