Israel tepati janji bebaskan 26 tahanan Palestina
Rabu, 14 Agustus 2013 - 16:22 WIB
Israel tepati janji bebaskan 26 tahanan Palestina
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Israel menepati janjinya untuk membebaskan puluhan warga Palestina yang mereka tahan. Pembebasan itu terlaksana dua jam sebelum negosiator kedua belah pihak memulai pembicaraan damai putaran dua, Rabu (14/8/2013).
Tahanan yang dibebaskan berjumlah 26 orang. Para tahanan Palestina itu dipulangkan dalam dua rombongan terpisah, yakni ke Jalur Gaza dan ke Tepi Barat. Kelompok pertama berisikan 15 orang, mereka menyeberang ke wilayah Jalur Gaza pada pukul 1.40 pagi dini hari. Di perbatasan, sejumlah keluarga sudah menunggu kedatangan para tahanan.
Kelompok kedua tiba di Kota Ramalah, Tepi Barat pukul 11 siang. Di sana sejumlah tahanan disambut ribuan orang, termasuk Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Teriakan dan tarian bahagia pecah seketika saat 11 tahanan itu datang.
"Ini adalah kolompok yang pertama," ungkap Abbas kapada kerumunan masa di Muqataa, kompleks kepresidenan Palestina.Dalam pidatonya, Abbas berjanji tidak akan beristirahat, sebelum ratusan warga Palestina yang ditahan dibebaskan. "Kami mengucapkan selamat kepada diri kita sendiri, keluarga dan saudara-saudara kita yang telah keluar dari kegelapan menuju cahaya matahari yang merdeka," ujar Abbas.
"Kami berharap keberlanjutan pembebasan semua warga Palestina yang ditahan di penjara Israel," imbuh Abbas.
Seperti diketahui, negosiator Israel dan Pelestina pada 10 Juli lalu sepakat untuk memulai kembali perundingan damai antara Israel dan Palestina. Dalam kesepakatan awal, Israel berjanji akan membebaskan 104 warga Palestina yang ditahan. Pertemuan atara dua negosiator Isreal-Palestina itu merupakan yang pertama sejak tiga tahun yang lalu.
Tahanan yang dibebaskan berjumlah 26 orang. Para tahanan Palestina itu dipulangkan dalam dua rombongan terpisah, yakni ke Jalur Gaza dan ke Tepi Barat. Kelompok pertama berisikan 15 orang, mereka menyeberang ke wilayah Jalur Gaza pada pukul 1.40 pagi dini hari. Di perbatasan, sejumlah keluarga sudah menunggu kedatangan para tahanan.
Kelompok kedua tiba di Kota Ramalah, Tepi Barat pukul 11 siang. Di sana sejumlah tahanan disambut ribuan orang, termasuk Presiden Palestina Mahmoud Abbas. Teriakan dan tarian bahagia pecah seketika saat 11 tahanan itu datang.
"Ini adalah kolompok yang pertama," ungkap Abbas kapada kerumunan masa di Muqataa, kompleks kepresidenan Palestina.Dalam pidatonya, Abbas berjanji tidak akan beristirahat, sebelum ratusan warga Palestina yang ditahan dibebaskan. "Kami mengucapkan selamat kepada diri kita sendiri, keluarga dan saudara-saudara kita yang telah keluar dari kegelapan menuju cahaya matahari yang merdeka," ujar Abbas.
"Kami berharap keberlanjutan pembebasan semua warga Palestina yang ditahan di penjara Israel," imbuh Abbas.
Seperti diketahui, negosiator Israel dan Pelestina pada 10 Juli lalu sepakat untuk memulai kembali perundingan damai antara Israel dan Palestina. Dalam kesepakatan awal, Israel berjanji akan membebaskan 104 warga Palestina yang ditahan. Pertemuan atara dua negosiator Isreal-Palestina itu merupakan yang pertama sejak tiga tahun yang lalu.
(esn)