Pemimpin Budha minta maaf kepada umat Muslim Malaysia

Selasa, 13 Agustus 2013 - 22:42 WIB
Pemimpin Budha minta...
Pemimpin Budha minta maaf kepada umat Muslim Malaysia
A A A
Sindonews.com – Kepala Imam Besar umat Budha Malaysia, Datuk K. Sri Dhammaratana, telah meminta maaf atas nama sekelompok umat Budha yang telah menggunakan sebuah surau di Johor untuk sesi ibadah mereka.

Dalam pernyataan singkat yang dikeluarkan Selasa (13/8/2013), Sri Dhammaratana menyatakan penyesalan atas insiden tersebut dan menyerukan pengikutnya untuk lebih memperhatikan kepekaan agama dalam ibadah mereka.

"Kami ingin meminta maaf kepada saudara-saudara Muslim kita atas tindakan kelompok umat Budha dari Singapura dalam melakukan sesi meditasi mereka di sebuah surau yang terletak di resor, di Kota Tinggi,” ujar Sri Dhammaratana, seperti dikutip dari thestar.com.my.

"Saya menyarankan umat Budha di Malaysia dan Singapura untuk menghormati sensitivitas agama dari agama-agama lain saat melaksanakan kewajiban agama kita sendiri dan tanggung jawab," lanjutnya.

Pernyataan itu dikeluarkan menyusul sebuah video yang menunjukkan sekelompok umat Budha, yang dipimpin oleh seorang biarawan, melantunkan nyanyian di dalam surau. Video yang berjudul "Surau dijadikan Tokong Buddha di Johor (Surau dikonversi ke kuil Buddha di Johor)", itu beredar di jaringan sosial.

Polisi telah menahan operator dari resor di Tanjung Sedili Besar untuk membantu penyelidikan. Insiden ini sedang diselidiki di bawah UU dengan tuduhan melukai atau mencemarkan tempat ibadah dengan niat untuk menghina agama.
(esn)
Berita Terkait
Berlakukan Lockdown,...
Berlakukan Lockdown, Begini Kondisi Terkini Malaysia
Perayaan HUT Malaysia...
Perayaan HUT Malaysia ke-65
Penampakan Banjir Parah...
Penampakan Banjir Parah yang Merendam Apartemen dan Rumah di Selangor Malaysia
Anwar Ibrahim, Dilantik...
Anwar Ibrahim, Dilantik sebagai Perdana Menteri Malaysia
Polri Cek Akun Penghina...
Polri Cek Akun Penghina Raja Malaysia
Malaysia Umumkan Pembubaran...
Malaysia Umumkan Pembubaran Parlemen, Gelar Pemilu Lebih Cepat
Berita Terkini
4 Operasi Militer Berani...
4 Operasi Militer Berani yang Berakhir Bencana, dari Invasi Teluk Babi hingga Cakar Elang
2 jam yang lalu
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
5 jam yang lalu
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
6 jam yang lalu
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
7 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
8 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
9 jam yang lalu
Infografis
Makin Panas, Ukraina...
Makin Panas, Ukraina Minta Rudal Jelajah Tomahawk kepada AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved