Rentetan bom mobil nodai Idul Fitri di Irak, 69 orang tewas
Minggu, 11 Agustus 2013 - 10:15 WIB
Rentetan bom mobil nodai Idul Fitri di Irak, 69 orang tewas
A
A
A
Sindonews.com – Berbagai serangan bom mobil terjadi di Irak, saat warga merayakan Idul Fitri, kemarin (10/8/2013). Setidaknya, 69 orang terbunuh dalam gelombang kekerasan berdarah itu.
Kekerasan telah meningkat di seluruh Irak, sejak tindakan keras mematikan dilakukan oleh pasukan pemerintah terhadap para warga kaum Sunni yang terus melancarkan protes sejak April 2013 lalu.
Gelombang kekerasan di saat perayaan Idul Fitri telah telah memicu kekhawatiran bahwa negara itu mengalami babak baru pertikaian sektarian berdarah yang semakin meluas.
”Jendela toko saya hancur dan asap memenuhi seluruh daerah," kata pemilik toko sepatu, Saif Mousa, yang selamat dari serangan di dekat tokonya di Baghdad, seperti dikutip Fox News. ”Saya pergi ke luar toko dan saya hampir tidak bisa melihat karena asap tebal. Pada akhirnya, kami memiliki hari yang mengerikan, yang seharusnya menjadi hari baik, karena Idul Fitri.”
Banyak serangan terjadi hanya berselang satu jam. Tidak ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan, meskipun pasukan keamanan dan warga sipil sering menuduh pelakunya adalah kelompok al-Qaeda cabang Irak.
Polisi seperti dikutip Reuters, mengatakan, serangan paling mematikan terjadi kemarin. Yakni, ketika seorang pembom bunuh diri mengendarai mobil yang sarat bahan peledak meledakkan diri ke sebuah daerah perumahan di kota Tuz Khormato. Menurut walikota setempat, serangan itu menewaskan delapan orang dan melukai puluhan orang lainnya.
Selain itu, menurut polisi, sebuah bom mobil juga meledak di dekat pasar di sebelah tenggara Bagdad, sebelum matahari terbenam. Tujuh orang tewas dan 20 lainnya terluka. Tak jauh dari wilayah itu, bom mobil kembali meledak di tempat parkir di Baghdad, tiga orang tewas.
Serangan bom mobil serupa juga terjadi di lingkungan Syiah Amil, kota suci Syiah Karbala, dan di dekat sebuah kafe di kawasan Abu Dashir, Baghdad yang dihuni kaum Syiah.
Kemudian, rentetan serangan bom mobil juga terjadi di Khazimiyah, Baghdad utara, di kawasan barat daya Baiyaa, Baghdad, di timur laut Shaab, Baghdad, dan di timur laut kota Husseiniyah, Baghdad. Serangan mematikan juga bermunculan di berbagai tempat lain, dengan jumlah korban bervariasi.
Kekerasan telah meningkat di seluruh Irak, sejak tindakan keras mematikan dilakukan oleh pasukan pemerintah terhadap para warga kaum Sunni yang terus melancarkan protes sejak April 2013 lalu.
Gelombang kekerasan di saat perayaan Idul Fitri telah telah memicu kekhawatiran bahwa negara itu mengalami babak baru pertikaian sektarian berdarah yang semakin meluas.
”Jendela toko saya hancur dan asap memenuhi seluruh daerah," kata pemilik toko sepatu, Saif Mousa, yang selamat dari serangan di dekat tokonya di Baghdad, seperti dikutip Fox News. ”Saya pergi ke luar toko dan saya hampir tidak bisa melihat karena asap tebal. Pada akhirnya, kami memiliki hari yang mengerikan, yang seharusnya menjadi hari baik, karena Idul Fitri.”
Banyak serangan terjadi hanya berselang satu jam. Tidak ada kelompok yang mengklaim bertanggung jawab atas serangan, meskipun pasukan keamanan dan warga sipil sering menuduh pelakunya adalah kelompok al-Qaeda cabang Irak.
Polisi seperti dikutip Reuters, mengatakan, serangan paling mematikan terjadi kemarin. Yakni, ketika seorang pembom bunuh diri mengendarai mobil yang sarat bahan peledak meledakkan diri ke sebuah daerah perumahan di kota Tuz Khormato. Menurut walikota setempat, serangan itu menewaskan delapan orang dan melukai puluhan orang lainnya.
Selain itu, menurut polisi, sebuah bom mobil juga meledak di dekat pasar di sebelah tenggara Bagdad, sebelum matahari terbenam. Tujuh orang tewas dan 20 lainnya terluka. Tak jauh dari wilayah itu, bom mobil kembali meledak di tempat parkir di Baghdad, tiga orang tewas.
Serangan bom mobil serupa juga terjadi di lingkungan Syiah Amil, kota suci Syiah Karbala, dan di dekat sebuah kafe di kawasan Abu Dashir, Baghdad yang dihuni kaum Syiah.
Kemudian, rentetan serangan bom mobil juga terjadi di Khazimiyah, Baghdad utara, di kawasan barat daya Baiyaa, Baghdad, di timur laut Shaab, Baghdad, dan di timur laut kota Husseiniyah, Baghdad. Serangan mematikan juga bermunculan di berbagai tempat lain, dengan jumlah korban bervariasi.
(esn)