Israel tetap berhati-hati dengan Hizbullah
Jum'at, 02 Agustus 2013 - 17:05 WIB
Israel tetap berhati-hati dengan Hizbullah
A
A
A
Sindonews.com - Seorang jenderal Israel mengungkapkan keprihatinanya atas ancaman Hizbullah. Menurutnya, kapabilitas tempur Hizbullah semakin meningkat dan Isreal harus lebih berhati-hati menyikap hal itu.
"Terkait dengan kondisi yang terjadi tujuh tahun lalu, dari sisi persenjataan dan kemampuan pasukan Hizbullah kini lebih kuat dan lebih terlatih. Jadi, kita harus lebih berhati-hati," ungkap Mayjen Yair Golan, kepala Komando wilayah Israel utara yang berbatasan dengan wilayah Libanon dan Suriah, seperti dikutip situs militer Israel, Jumat (2/8/2013).
Golan mengatakan, Hizbullah hari ini menghadapi berbagai masalah, seperti tantangan internal, berjuang di Suriah, terus menjadi poros kejahatan dan menganggap Israel sebagai musuh utama yang harus dilenyapkan dari dunia.
"Hizbullah hari ini sangat terhalang tapi masih tetap jahat terhadap Israel. Hari ini, Northern Command adalah pasukan yang sangat kuat, terlatih dan terampil. Kami telah belajar perang dan telah menyesuaikan kemampuan latihan kami," terang Golan.
Golan sebelumnya memperingatkan, bahwa Israel siap mengunakan kekuatan militer untuk mencegah agar Hizbullah jangan sampai mendapatkan bantuan senjata dari Suriah.
"Terkait dengan kondisi yang terjadi tujuh tahun lalu, dari sisi persenjataan dan kemampuan pasukan Hizbullah kini lebih kuat dan lebih terlatih. Jadi, kita harus lebih berhati-hati," ungkap Mayjen Yair Golan, kepala Komando wilayah Israel utara yang berbatasan dengan wilayah Libanon dan Suriah, seperti dikutip situs militer Israel, Jumat (2/8/2013).
Golan mengatakan, Hizbullah hari ini menghadapi berbagai masalah, seperti tantangan internal, berjuang di Suriah, terus menjadi poros kejahatan dan menganggap Israel sebagai musuh utama yang harus dilenyapkan dari dunia.
"Hizbullah hari ini sangat terhalang tapi masih tetap jahat terhadap Israel. Hari ini, Northern Command adalah pasukan yang sangat kuat, terlatih dan terampil. Kami telah belajar perang dan telah menyesuaikan kemampuan latihan kami," terang Golan.
Golan sebelumnya memperingatkan, bahwa Israel siap mengunakan kekuatan militer untuk mencegah agar Hizbullah jangan sampai mendapatkan bantuan senjata dari Suriah.
(esn)