Bus terguling di Indiana, pastor & istrinya yang hamil tewas
Senin, 29 Juli 2013 - 09:44 WIB
Bus terguling di Indiana, pastor & istrinya yang hamil tewas
A
A
A
Sindonews.com - Seorang pendeta muda di sebuah gereja di Indianapolis dan istrinya yang sedang hamil tewas, setelah bus rombongan yang mereka tumpangi menabrak trotoar dan terguling di Prudenville, Mich, Indiana. Seorang wanita yang mendampingi rombongan juga tewas dalam kecelakaan pada Minggu (28/7/2013) yang membuat puluhan orang terluka tersebut.
Kecelakaan itu terjadi di Interstate 456. Bus itu kecelakaan dalam perjalanan menuju kamp pemuda Prudenville, Mich.
Pendata Chad Phelps dan istrinya, Courtney Phelps, sebenarnya sedang menanti kelahiran anak kedua mereka pada bulan depan. Demikian keterangan pihak gereja setempat, seperti dikutip ABC News. Chad Phelps adalah putra pendeta senior gereja, Charles Phelps.
Menurut laporan The Associated Press, pendamping rombongan yang tewas dalam kecelakaan itu adalah seorang ibu bernama Tonya Weindorf. ”Gereja kami berduka sekarang. Kami berduka, karena mereka tidak lagi di sini sekarang. Kami merindukan mereka,” kata juru bicara gereja setempat, Jeff Leffew.
Anak pertama Chad dan Courtney Phelps, Chase yang berumur dua tahun, duduk di bagian depan, saat kecelakaan bus terjadi. Menurut juru bicara medis, Sally Winter, bocah itu terluka, namun sudah dipulangkan setelah menjalani perawatan.
Sopir bus, Dennis Maurer, 68, mengatakan, bahwa, rem bus tidak berfungsi, sehingga ia tidak bisa menghentikan bus yang akhirnya menabrak trotoar. Bus itu membawa sekitar 37 penumpang, banyak di antaranya adalah remaja.
Kecelakaan itu, menuai banyak simpati dari masyarakat setempat. Pihak gereja menyampaikan terima kasih atas ucapan empati dan belangsungkawa dari semua pihak.
Kecelakaan itu terjadi di Interstate 456. Bus itu kecelakaan dalam perjalanan menuju kamp pemuda Prudenville, Mich.
Pendata Chad Phelps dan istrinya, Courtney Phelps, sebenarnya sedang menanti kelahiran anak kedua mereka pada bulan depan. Demikian keterangan pihak gereja setempat, seperti dikutip ABC News. Chad Phelps adalah putra pendeta senior gereja, Charles Phelps.
Menurut laporan The Associated Press, pendamping rombongan yang tewas dalam kecelakaan itu adalah seorang ibu bernama Tonya Weindorf. ”Gereja kami berduka sekarang. Kami berduka, karena mereka tidak lagi di sini sekarang. Kami merindukan mereka,” kata juru bicara gereja setempat, Jeff Leffew.
Anak pertama Chad dan Courtney Phelps, Chase yang berumur dua tahun, duduk di bagian depan, saat kecelakaan bus terjadi. Menurut juru bicara medis, Sally Winter, bocah itu terluka, namun sudah dipulangkan setelah menjalani perawatan.
Sopir bus, Dennis Maurer, 68, mengatakan, bahwa, rem bus tidak berfungsi, sehingga ia tidak bisa menghentikan bus yang akhirnya menabrak trotoar. Bus itu membawa sekitar 37 penumpang, banyak di antaranya adalah remaja.
Kecelakaan itu, menuai banyak simpati dari masyarakat setempat. Pihak gereja menyampaikan terima kasih atas ucapan empati dan belangsungkawa dari semua pihak.
(esn)