Oposisi Suriah minta bantuan senjata ke AS

Jum'at, 26 Juli 2013 - 16:29 WIB
Oposisi Suriah minta...
Oposisi Suriah minta bantuan senjata ke AS
A A A
Sindonews.com - Sejumlah pemimpin oposisi Suriah dalam sebuah pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), John Kerry, mendesak AS untuk mempersenjatai pemberontak, Kamis (25/7/2013). Desakan itu disampaikan secara langsung oleh Presiden Koalisi Nasional Suriah, Ahmad Jarba dalam sebuah pertemuan dengan Kerry di New York.

Jarba membenarkan, bahwa dia telah meminta bantuan senjata. Sebab, pemberontak Suriah putus asa situasi di lapangan. "Presiden Suriah Bashar al-Assad demi mencapai kemenangan tentaranya telah mengunakan berbagai jenis senjata dari berbagai jenis bom hingga senjata kimia," ujar Jarba.

"Sampai rezim dipaksa menerima solusi politik, kami harus tetap punya sarana untuk mempertahankan diri dan membela warga sipil," terang Jarba.

"Menyangkal hak kami untuk mempertahankan diri sangat beresiko dan itu akan membuat rezim tetap eksis. Akan ada ribuan orang yang dieksekusi, sementara represi akan terus berlanjut tanpa akhir," imbuhnya.

Jarba yang terpilih menjadi pemimpin koalisi pada 6 Juli lalu mengatakan, waktu bagi Suriah hampir habis. Kepemimpinan AS dan dorongan yang diberi kan sangat penting untuk mengakhiri perang ini dan membuka pintugerbang demokrasi yang diimpikan oleh sebagian besar warga Suriah.

"Sepenuhnya kami memahami kekhawatiran AS tentang ekstrimisme dan pengalihan bantuan militer kepada pihak yang tidak tepat. Koalisi Suriah 100 persen berkomitmen untuk mewujudkan demokrasi bagi semua warga Suriah tanpa memandang agama dan etnis," tegas Jarba.

AS sebelumnya telah memberikan bantuan kemanusiaan non-mematikan kelompok pemberontak Suriah. Kerry menanggapi positif permintaan Jarba dalam pertemuan itu tetapi tidak akan mendiskusikan kemungkinan pasokan senjata AS.

"Oposisi Suriah berkomitmen dan yakin pertemuan Jenewa II sangat penting maka mereka setuju untuk bekerja selama beberapa pekann ke depan untuk menentukan syarat, kondisi, di mana mereka berpikir bahwa itu bisa bekerja," kata Kerry wartawan.
(esn)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
Presiden Iran Minta...
Presiden Iran Minta Negara-negara Islam Bantu Suriah Hadapi Pemberontak
Berita Terkini
3 Fakta Kepulauan Chagos...
3 Fakta Kepulauan Chagos yang Akan Dibeli AS, Salah Satunya Jadi Kekuatan Militer Amerika-Inggris
22 menit yang lalu
Lebanon Jadi Titik Krisis...
Lebanon Jadi Titik Krisis bagi Gencatan Senjata Perang Iran, Ini 4 Alasannya
22 menit yang lalu
Proyek Jet Tempur FCAS...
Proyek Jet Tempur FCAS Prancis-Jerman Gagal, Pukulan Telak bagi Macron
1 jam yang lalu
4 Alasan Iran Kembali...
4 Alasan Iran Kembali Gempur Israel, Ingin Tunjukkan Solidaritas ke Hizbullah
1 jam yang lalu
Israel Pecat Wakil Bos...
Israel Pecat Wakil Bos Mossad setelah Gagal Operasi Runtuhkan Rezim Iran
1 jam yang lalu
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
2 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved