Ingin berunding, Israel bakal bebaskan tahanan Palestina
Sabtu, 20 Juli 2013 - 15:29 WIB
Ingin berunding, Israel bakal bebaskan tahanan Palestina
A
A
A
Sindonews.com - Israel telah menyetujui permintaan Palestina untuk melepaskan tahanan Palestina, guna melanjutkan perundingan damai yang digagas Menteri Luar Negeri AS, John Kerry. Demikian disampaikan Menteri Keuangan Israel, Yuval Steinitz Sabtu (20/7/2013).
”Akan ada beberapa pembebasan tahanan," katanya kepada Radio Israel, seperti dikutip Reuters. ”Saya tidak ingin memberikan nomor (tahanan yang bebas) tetapi akan ada tahanan kelas berat yang telah dipenjara selama puluhan tahun (yang akan bebas),” lanjut dia.
Kerry, sebelumnya mengklaim, Israel dan Palestina telah sepakat untuk melanjutkan perundingan damai yang terhenti tiga tahun. Tapi kesepakatan formal perundingan damai itu belum final.
Kerry tidak memberikan rincian kesepakatan perundingan damai itu. Hanya saja, ia memberikan sinyal, pembiacaraan awal kedua belah pihak akan berlangsung di Washington. ”Dalam Minggu depan atau lebih,” ujarnya.
Pembicaraan damai antara Israel dan Palestina, terhenti hampir tiga tahun, karena ada perselisihan terkait proyek pembangunan permukiman Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Kepala perunding damai dari kubu Palestina, Saeb Erekat dan Tzipi Livni dari kubu Israel, kata Kerry akan melakukan perjalanan ke Washington.
”Akan ada beberapa pembebasan tahanan," katanya kepada Radio Israel, seperti dikutip Reuters. ”Saya tidak ingin memberikan nomor (tahanan yang bebas) tetapi akan ada tahanan kelas berat yang telah dipenjara selama puluhan tahun (yang akan bebas),” lanjut dia.
Kerry, sebelumnya mengklaim, Israel dan Palestina telah sepakat untuk melanjutkan perundingan damai yang terhenti tiga tahun. Tapi kesepakatan formal perundingan damai itu belum final.
Kerry tidak memberikan rincian kesepakatan perundingan damai itu. Hanya saja, ia memberikan sinyal, pembiacaraan awal kedua belah pihak akan berlangsung di Washington. ”Dalam Minggu depan atau lebih,” ujarnya.
Pembicaraan damai antara Israel dan Palestina, terhenti hampir tiga tahun, karena ada perselisihan terkait proyek pembangunan permukiman Israel di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Kepala perunding damai dari kubu Palestina, Saeb Erekat dan Tzipi Livni dari kubu Israel, kata Kerry akan melakukan perjalanan ke Washington.
(esn)