Israel diam-diam tangkap warga Palestina di Mesir
Jum'at, 19 Juli 2013 - 18:37 WIB
Israel diam-diam tangkap warga Palestina di Mesir
A
A
A
Sindonews.com - Seorang warga Palestina diam-diam ditangkap Pemerintah Israel, setelah ia menghilang dalam kunjungannya ke sejak bulan lalu. Tiba-tiba, Wael Abu Ridha, pria Palestina itu, didakwa atas tuduhan terorisme oleh pihak berwenang Israel pada Jumat (19/7/2013).
Aparat kemanan Israel menutup informasi, di mana Ridha ditahan. Ada indikasi pria Palestina itu ditangkap oleh agen rahasia Israel atau aparat keamanan Israel bekerja sama dengan Kairo. Insiden itu semakin memicu permusuhan politik Arab dengan negara Yahudi tersebut.
Pihak Pemerintah Israel, mengatakan, telah menahan Ridha yang seorang mantan polisi dari Jalur Gaza, sejak 21 Juni 2013. Ia menghilang seminggu setelah keluarganya melapor. Ridha ke Mesir untuk melakukan perawatan medis anaknya.
Pengadilan di kota Beersheba, Israel, mendakwa Abu Ridha dengan berbagai tuduhan pelanggaran. Di antaranya, percobaan pembunuhan, anggota kelompok teroris dan penghubung agen asing yang berbasis di Gaza.
Draf dakwaan, yang dirilis Reuters, menunjukkan, Abu Ridha,35, selama satu dekade aktif dalam kelompok Jihad Islam dari Faksi Palestina yang didukung Iran. Ia dianggap terlibat dalam gerakan penghancuran negara Yahudi.
Sedangkan pengacara Abu Ridha, Mohammed Jabarin, mengatakan, kliennya melawan berbagai tuduhan itu. ”Aparat Israel yang menginterogasi Abu Ridha, telah membuat laporan dakwaan palsu,” kata Jabarin kepada Reuters.
Aparat kemanan Israel menutup informasi, di mana Ridha ditahan. Ada indikasi pria Palestina itu ditangkap oleh agen rahasia Israel atau aparat keamanan Israel bekerja sama dengan Kairo. Insiden itu semakin memicu permusuhan politik Arab dengan negara Yahudi tersebut.
Pihak Pemerintah Israel, mengatakan, telah menahan Ridha yang seorang mantan polisi dari Jalur Gaza, sejak 21 Juni 2013. Ia menghilang seminggu setelah keluarganya melapor. Ridha ke Mesir untuk melakukan perawatan medis anaknya.
Pengadilan di kota Beersheba, Israel, mendakwa Abu Ridha dengan berbagai tuduhan pelanggaran. Di antaranya, percobaan pembunuhan, anggota kelompok teroris dan penghubung agen asing yang berbasis di Gaza.
Draf dakwaan, yang dirilis Reuters, menunjukkan, Abu Ridha,35, selama satu dekade aktif dalam kelompok Jihad Islam dari Faksi Palestina yang didukung Iran. Ia dianggap terlibat dalam gerakan penghancuran negara Yahudi.
Sedangkan pengacara Abu Ridha, Mohammed Jabarin, mengatakan, kliennya melawan berbagai tuduhan itu. ”Aparat Israel yang menginterogasi Abu Ridha, telah membuat laporan dakwaan palsu,” kata Jabarin kepada Reuters.
(esn)