Inggris klaim tidak akan perang di Suriah
Jum'at, 19 Juli 2013 - 15:56 WIB
Inggris klaim tidak akan perang di Suriah
A
A
A
Sindonews.com - Menteri Pertahanan Inggris, Philip Hammond, mengatakan posisi London adalah menjaga semua pilihan dalam konflik di Suriah. Sebelumnya militer Inggris berniat mempersenjatai militan di Suriah, yang bisa menyeret Inggris ke dalam perang Suriah.
”Kami tidak pernah harus mengambil salah satu pilihan yang tersedia dalam situasi (perang) di Suriah,” kata Hammond kepada The Guardian.
Menurutnya, bagaimanapun, Inggris tidak mungkin untuk menyebarkan setiap pasukannya ke Suriah untuk mengintervensi militer negara itu. ”Saya pikir itu sangat tidak mungkin, bahwa kita akan melihat sepatu (pasukan) di tanah Suriah,” lanjut dia, seperti dikutip ABC News, Jumat (19/7/2013).
Suriah telah dilanda kerusuhan mematikan sejak Maret 2011. Menurut PBB, lebih dari 90.000 orang tewas dan jutaan lainnya mengungsi. Negara-negara Barat, termasuk Britania, dan sekutu regional mereka yang lain, telah mendukung kelompok pemberontak anti-Presiden Bashar al-Assad.
Dalam sebuah wawancara dengan harian Al-Suriah Thawra yang diterbitkan4 Juli 2013, Presiden Assad mengatakan oposisi dan pendukung asing mereka telah menghabiskan alat-alat mereka. ”Dalam konspirasi terhadap Suriah,” katanya.
”Kami tidak pernah harus mengambil salah satu pilihan yang tersedia dalam situasi (perang) di Suriah,” kata Hammond kepada The Guardian.
Menurutnya, bagaimanapun, Inggris tidak mungkin untuk menyebarkan setiap pasukannya ke Suriah untuk mengintervensi militer negara itu. ”Saya pikir itu sangat tidak mungkin, bahwa kita akan melihat sepatu (pasukan) di tanah Suriah,” lanjut dia, seperti dikutip ABC News, Jumat (19/7/2013).
Suriah telah dilanda kerusuhan mematikan sejak Maret 2011. Menurut PBB, lebih dari 90.000 orang tewas dan jutaan lainnya mengungsi. Negara-negara Barat, termasuk Britania, dan sekutu regional mereka yang lain, telah mendukung kelompok pemberontak anti-Presiden Bashar al-Assad.
Dalam sebuah wawancara dengan harian Al-Suriah Thawra yang diterbitkan4 Juli 2013, Presiden Assad mengatakan oposisi dan pendukung asing mereka telah menghabiskan alat-alat mereka. ”Dalam konspirasi terhadap Suriah,” katanya.
(esn)