Merasa disesatkan negaranya, tentara AS mengundurkan diri

Rabu, 17 Juli 2013 - 14:07 WIB
Merasa disesatkan negaranya,...
Merasa disesatkan negaranya, tentara AS mengundurkan diri
A A A
Sindonews.com - Seorang tentara AS yang berpartisipasi dalam perang Irak, telah menulis surat pengunduran diri, dan mengecam kebijakan perang AS. Brandon M. Toy, dalam suratnya menyebut, ia mengundurkan diri karena merasa disesatkan oleh militer AS sejak ia bergabung dalam perang di Irak selama satu dekade.

”Pada saat pendaftaran, saya percaya pada penyebabnya. Saya bodoh, naif, dan disesatkan,” tulis Toy, dikutip Press TV, Rabu (17/7/2013). ”Narasi, dianut oleh negara, dan digemakan oleh paradigma pers, telah terbukti palsu dan kriminal. Kami telah menjadi apa yang saya pikir sebagai perlawanan.”

Sebelum mengundurkan diri kemarin, Toy merupakan pasukan AS yang bertugas di kompleks industri militer selama 10 tahun. Menurut surat yang dia tulis, saat menjadi tentara ia bertugas perdana di Baghdad, Irak. Kemudian dipindah di kontraktor pertahanan.

Dia menulis, kejahatan perang yang dilakukan militer AS, di antaranya, serangan drone terorisme, penangguhan proses hukum, penyiksaan, pengawasan massa, dan membuat regulasi yang luas sesuai hakikat pemerintah AS saat ini.

Dia menyerukan pada semua tentara Amerika untuk tidak duduk menonton ketidakadilan di dunia, jika mereka benar-benar ingin melakukan perubahan. ”Selama kita duduk dengan nyaman, menutup mata terhadap ketidakadilan dunia, tidak akan ada perubahan," katanya.

”Saya hanya seorang prajurit, dan saya sekarang seorang pegawai tingkat rendah. Namun, saya selalu percaya bahwa jika setiap prajurit yang perang akan berakhir, jika melemparkan senapannya. Dengan ini saya melemparkannya, saya turun,” imbuh Toy.
(esn)
Berita Terkini
Siapa Adnan Al Jumaili?...
Siapa Adnan Al Jumaili? Wakil Menteri Perminyakan Iran yang Simpan Uang Korupsi di Galon dan Ditimbun di Tanah
1 jam yang lalu
4 Makna Bendera Merah...
4 Makna Bendera Merah di Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, Balas Dendam untuk Picu Perang Meluas
2 jam yang lalu
Saat Hadapi Invasi Drone...
Saat Hadapi Invasi Drone Ukraina, Rusia Deklarasikan Perang Melawan NATO
3 jam yang lalu
Iran Dituding Minta...
Iran Dituding Minta Jeda Serangan saat Pemakaman Khamenei, Trump: Kita Serang Lagi pada Rabu Malam
6 jam yang lalu
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
8 jam yang lalu
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
9 jam yang lalu
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved