Militan serang bus di Mesir, 3 tewas, 17 terluka
Senin, 15 Juli 2013 - 12:40 WIB
Militan serang bus di Mesir, 3 tewas, 17 terluka
A
A
A
Sindonews.com - Sedikitnya tiga orang tewas dan 17 lainnya terluka dalam serangan bus yang dilakukan kelompok militan di Sinai, Mesir Utara, pada Senin (15/7/2013) dini hari. Sumber keamanan Mesir menyatakan, serangan kelompok militan itu salah sasaran.
Sumber itu mengatakan, para penyerang menargetkan sebuah kendaraan lapis baja milik aparat keamanan. Namun serangan dengan granat roket itu justru mengenai bus yang membawa pekerja perusahaan semen.
”Ada unsur-unsur kelompok Palestina yang terlibat dalam serangan itu,” kata sumber keamanan yang diwawancarai dengan syarat anonim, dikutip Xinhua. Serangan itu terjadi di daerah dekat perbatasan dengan Israel.
Kanto berita MENA, melaporkan pada pekan lalu, setidaknya 10 orang, termasuk warga sipil dan personel keamanan, dalam serangan yang dilakukan ekstrimis di Sinai. Sedangkan operasi militer yang dilakukan sejak 30 Juni 2013, sudah menewaskan 37 militan.
Pada pekan lalu, kelompok militan mengebom sebuah pipa gas di Sinai Utara yang menyuplai gas alam ke Yordania. Rangkain serangan terus terjadi, setelah militer Mesir pada 3 Juli 2013 lalu menggulingkan Mohamed Morsi, Presiden Mesir yang terpilih dalam Pemilu yang demokratis setahun lalu.
Sumber itu mengatakan, para penyerang menargetkan sebuah kendaraan lapis baja milik aparat keamanan. Namun serangan dengan granat roket itu justru mengenai bus yang membawa pekerja perusahaan semen.
”Ada unsur-unsur kelompok Palestina yang terlibat dalam serangan itu,” kata sumber keamanan yang diwawancarai dengan syarat anonim, dikutip Xinhua. Serangan itu terjadi di daerah dekat perbatasan dengan Israel.
Kanto berita MENA, melaporkan pada pekan lalu, setidaknya 10 orang, termasuk warga sipil dan personel keamanan, dalam serangan yang dilakukan ekstrimis di Sinai. Sedangkan operasi militer yang dilakukan sejak 30 Juni 2013, sudah menewaskan 37 militan.
Pada pekan lalu, kelompok militan mengebom sebuah pipa gas di Sinai Utara yang menyuplai gas alam ke Yordania. Rangkain serangan terus terjadi, setelah militer Mesir pada 3 Juli 2013 lalu menggulingkan Mohamed Morsi, Presiden Mesir yang terpilih dalam Pemilu yang demokratis setahun lalu.
(esn)