Vonis tak bersalah Zimmerman picu demo massal di AS
Senin, 15 Juli 2013 - 11:00 WIB
Vonis tak bersalah Zimmerman picu demo massal di AS
A
A
A
Sindonews.com – Demonstrasi besar-besaran terjai di berbagai wilayah di AS, Minggu kemarin. Protes massal itu terjadi sebagai reaksi putusan pengadilan yang menyatakan, George Zimmerman-- terdakwa penembakan warga kulit hitam Trayvon Martin,17,--, tidak bersalah.
Demo sporadis yang berujung dengan aksi vandalism, muncul di kota-kota Pantai Barat seperti Oakland. Massa menghentikan paksa kereta api, membakar bendera AS, menyalakan api di jalan raya, merusak mobil patroli polisi dan menghancurkan jendela pengadilan.
Pada Sabtu malam pekan lalu, Zimmerman, dinyatakan para hakim yang terdiri dari enam orang, tidak bersalah. Demo massal itu membuat Presiden Barack Obama angkat bicara untuk menyerukan warganya tenang.
”Saya tahu hal ini (putusan pengadilan) telah menimbulkan gejolak. Dan setelah putusan, saya tahu reaksi akan datang lebih keras,” kata Obama, dalam pernyataan yang dilansir Voa News. ”Saya sekarang meminta setiap warga Amerika untuk menghormati pengadilan yang memberikan ketenangan kepada dua orang tua yang kehilangan anak-anak mereka."
Di Kota New York, ratusan pengunjuk rasa berbaris ke Times Square. ”Keadilan untuk Trayvon Martin!," teriak para demonstran, dikutip CNN, Senin (15/7/2013). ”Putusan semantara mungkin legal, tapi sistem hukum yang tidak memperhitungkan apa yang terjadi adalah sistem hukum yang rusak,” kritik Jennifer Lue, 24, warga Amerika keturunan Asia.
Demo sporadis yang berujung dengan aksi vandalism, muncul di kota-kota Pantai Barat seperti Oakland. Massa menghentikan paksa kereta api, membakar bendera AS, menyalakan api di jalan raya, merusak mobil patroli polisi dan menghancurkan jendela pengadilan.
Pada Sabtu malam pekan lalu, Zimmerman, dinyatakan para hakim yang terdiri dari enam orang, tidak bersalah. Demo massal itu membuat Presiden Barack Obama angkat bicara untuk menyerukan warganya tenang.
”Saya tahu hal ini (putusan pengadilan) telah menimbulkan gejolak. Dan setelah putusan, saya tahu reaksi akan datang lebih keras,” kata Obama, dalam pernyataan yang dilansir Voa News. ”Saya sekarang meminta setiap warga Amerika untuk menghormati pengadilan yang memberikan ketenangan kepada dua orang tua yang kehilangan anak-anak mereka."
Di Kota New York, ratusan pengunjuk rasa berbaris ke Times Square. ”Keadilan untuk Trayvon Martin!," teriak para demonstran, dikutip CNN, Senin (15/7/2013). ”Putusan semantara mungkin legal, tapi sistem hukum yang tidak memperhitungkan apa yang terjadi adalah sistem hukum yang rusak,” kritik Jennifer Lue, 24, warga Amerika keturunan Asia.
(esn)