Presiden Portugal menolak untuk menggelar Pemilu dini
Kamis, 11 Juli 2013 - 18:19 WIB
Presiden Portugal menolak untuk menggelar Pemilu dini
A
A
A
Sindonews.com - Presiden Portugal, Anibal Cavaco Silva, telah menolak tuntutan pihak oposisi untuk menggelar Pemilu dini. Tuntutan oposisi itu muncul setelah sejumlah menteri mengundurkan diri, setelah negara itu dilanda krisis keuangan.
”Pemerintah saat ini memiliki semua kewenangan untuk melaksanakan fungsi-fungsinya,” kata Silva, dikutip Reuters, Kamis (11/7/2013). Dia juga mendesak semua pihak utama untuk mencapai kompromi sebagai solusi agar Portugal bisa keluar dari krisis moneter.
Pada pekan lalu, secara bergiliran Menteri Keuangan, Vitor Gaspar dan Menteri Luar Negeri, Paulo Portas mengundurkan diri. Mereka tidak suka dengan kebijakan penghematan yang dilakukan.
Krisis moneter yang melanda Portugal merembet menjadi krisis politik. Partai-partai sayap kiri, dan serikat buruh terus menggelar demonstrasi di jalan. Pada Minggu (7/7/2013), Perdana Menteri Pedro Passos Coelho mengumpulkan kesepakatan dengan para pimpinan partai terkait kebijakan yang ditempuh untuk mengatasi krisis moneter.
Berbicara di stasiun televisi, Presiden Cavaco Silva tidak memberikan dukungan pada desakan perombakan pemerintahan yang menginginkan agar Paulo Portas menjadi Wakil Perdana Menteri. Menurutnya, Pemilu dini akan berdampak negatif bagi Portugal.
”Pemerintah saat ini memiliki semua kewenangan untuk melaksanakan fungsi-fungsinya,” kata Silva, dikutip Reuters, Kamis (11/7/2013). Dia juga mendesak semua pihak utama untuk mencapai kompromi sebagai solusi agar Portugal bisa keluar dari krisis moneter.
Pada pekan lalu, secara bergiliran Menteri Keuangan, Vitor Gaspar dan Menteri Luar Negeri, Paulo Portas mengundurkan diri. Mereka tidak suka dengan kebijakan penghematan yang dilakukan.
Krisis moneter yang melanda Portugal merembet menjadi krisis politik. Partai-partai sayap kiri, dan serikat buruh terus menggelar demonstrasi di jalan. Pada Minggu (7/7/2013), Perdana Menteri Pedro Passos Coelho mengumpulkan kesepakatan dengan para pimpinan partai terkait kebijakan yang ditempuh untuk mengatasi krisis moneter.
Berbicara di stasiun televisi, Presiden Cavaco Silva tidak memberikan dukungan pada desakan perombakan pemerintahan yang menginginkan agar Paulo Portas menjadi Wakil Perdana Menteri. Menurutnya, Pemilu dini akan berdampak negatif bagi Portugal.
(esn)