6 aktivis perempuan panjat gedung tertinggi di Eropa Barat
Kamis, 11 Juli 2013 - 18:10 WIB
6 aktivis perempuan panjat gedung tertinggi di Eropa Barat
A
A
A
Sindonews.com – Enam aktivis perempuan dari kelompok Greenpeace, pada Kamis (11/7/2013), memanjat gedung Shard, di London. Aksi memanjat gedung tertinggi di Eropa Barat itu sebagai protes terhadap perusahaan Shell yang berkantor di gedung tersebut.
Aksi nekat enam aktivis perempuan itu menjadi tontonan warga, serta memicu kedatangan polisi ke gedung Shard. Mereka memprotes eksplorasi minyak yang dilakukan Shell di Kutub Utara.
Gedung Shard memiliki ketinggian 310 meter atau 1.016 kaki, dan memiliki 87 lantai. BBC melaporkan, aksi enam aktivis perempuan sudah mencapai seperempat dari tinggi gedung hanya dalam beberapa menit.
Polisi dan tim medis yang membawa ambulans siaga di bawah gedung. Juru bicara Greenpeace, mengatakan, keenam pemanjat gedung tersebut, merupakan pendaki yang berpengalaman, sehingga aksi mereka tidak akan membahayakan.
Rencananya, setelah berhasil memanjat gedung itu, mereka akan membentuk sebuah karya seni. Salah satu pendaki, Victoria Henry, 32, asal Kanada mengatakan, demonstrasi itu bertujuan untuk menyadarkan Shell tentang eksplorasi di Kutub Utara.
”Kami akan mencoba untuk menggantung karya seni yang akan membuat Shell berpikir dua kali sebelum mengirim tim mereka ke Kutub Utara,” ujarnya. ”Jutaan orang telah meminta Shell untuk keluar dari Kutub Utara, tapi mereka masih berusaha untuk mengebor minyak di sana.”
Aksi nekat enam aktivis perempuan itu menjadi tontonan warga, serta memicu kedatangan polisi ke gedung Shard. Mereka memprotes eksplorasi minyak yang dilakukan Shell di Kutub Utara.
Gedung Shard memiliki ketinggian 310 meter atau 1.016 kaki, dan memiliki 87 lantai. BBC melaporkan, aksi enam aktivis perempuan sudah mencapai seperempat dari tinggi gedung hanya dalam beberapa menit.
Polisi dan tim medis yang membawa ambulans siaga di bawah gedung. Juru bicara Greenpeace, mengatakan, keenam pemanjat gedung tersebut, merupakan pendaki yang berpengalaman, sehingga aksi mereka tidak akan membahayakan.
Rencananya, setelah berhasil memanjat gedung itu, mereka akan membentuk sebuah karya seni. Salah satu pendaki, Victoria Henry, 32, asal Kanada mengatakan, demonstrasi itu bertujuan untuk menyadarkan Shell tentang eksplorasi di Kutub Utara.
”Kami akan mencoba untuk menggantung karya seni yang akan membuat Shell berpikir dua kali sebelum mengirim tim mereka ke Kutub Utara,” ujarnya. ”Jutaan orang telah meminta Shell untuk keluar dari Kutub Utara, tapi mereka masih berusaha untuk mengebor minyak di sana.”
(esn)