Belanda mengaku prihatin dengan kondisi di Mesir

Kamis, 04 Juli 2013 - 22:14 WIB
Belanda mengaku prihatin...
Belanda mengaku prihatin dengan kondisi di Mesir
A A A
Sindonews.com – Menteri Luar Negeri Belanda, Frans Timmermans, mengaku "sangat prihatin" dengan situasi di Mesir. Timmermans menghimbau para pemimpin di Mesir, agar perubahan terjadi hanya melalui cara-cara demokratis dan berharap untuk segera kembalinya demokrasi di Mesir.

"Pemilihan umum yang bebas dan adil, kebebasan berekspresi, hak untuk menunjukkan dan menghormati hak asasi manusia, termasuk hak-hak minoritas, sangat penting," kata Timmermans, Kamis (4/7/2013), seperti dikutip dari Xinhua.

Menurutnya, hanya melalui dialog politik, tuntutan sah dari populasi bisa dicapai. Timmermans juga meminta tentara dan polisi Mesir untuk memastikan keselamatan semua orang. "Saya sangat menyesal dengan perkembangan ini. Saya berdiri dengan korban dan keluarga mereka," kata Timmermans.

"Karena situasi administrasi yang terjadi saat ini di Mesir, Pemerintah Belanda membatalkan dukungan untuk transisi Mesir saat ini," tambahnya.

Pada Rabu (3/7/2013) malam, militer Mesir mengkudeta kekuasaan Morsi dan menyerahkan kekuasaan pada Ketua Mahkamah Konstitusi Mesir, Adli Mansour. Ia dilantik sebagai presiden sementara Mesir, sampai digelarnya pemilihan umum di negara itu.

Setidaknya 11 orang tewas dan lebih dari 500 terluka dalam bentrokan antara pendukung dan penentang Morsi, sebelum terjadinya kudeta.
(esn)
Berita Terkait
Belanda Kembalikan Patung...
Belanda Kembalikan Patung Mesir Berusia 3.500 Tahun yang Dicuri
Al-Quran Dibakar dan...
Al-Quran Dibakar dan Dirobek, Al Azhar Serukan Boikot Produk Belanda-Swedia
Tim Arkeolog Mesir Temukan...
Tim Arkeolog Mesir Temukan Sarkofagus Kayu Kuno di Situs Saqqara
Berfoto di Piramida...
Berfoto di Piramida Kuno, Model Asal Mesir Ditangkap
Melihat Koleksi Museum...
Melihat Koleksi Museum Nasional Peradaban Mesir di Kairo
6 Fakta tentang Alexandria,...
6 Fakta tentang Alexandria, dari Alexander Agung hingga Banyak Mitos
Berita Terkini
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
30 menit yang lalu
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
2 jam yang lalu
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
3 jam yang lalu
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
4 jam yang lalu
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
5 jam yang lalu
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
6 jam yang lalu
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved