Pantau pelengseran Morsi, Israel waspadai situasi Mesir
Kamis, 04 Juli 2013 - 17:16 WIB
Pantau pelengseran Morsi, Israel waspadai situasi Mesir
A
A
A
Sindonews.com - Pemerintah Israel menolak berkomentar soal penggulingan presiden pertama Mesir yang terpilih secara demokratis, Mohamed Morsi. Pejabat Israel mengatakan, pemerintahannya sedang mewaspadai situasi yang terjadi di Mesir.
Para pejabat Pemerintah Israel, yang biasanya cepat untuk mengomentari perkembangan regional, kali ini bungkam, setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memerintahkan kabinetnya untuk diam melihat krisis politik regional.
Seorang pejabat, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan, Pemerintah Israel sedang mengawasi dengan cermat situasi di Mesir. ”Pemerintah sedang memantau situasi di Mesir, tetapi tidak membuat prediksi, karena masih berkembang,” ujarnya, kepada AFP.
”Sangat penting, bahwa orang-orang Mesir dapat menikmati kebebasan baru dan menentukan nasib mereka sendiri. Tapi, situasi saat ini telah memicu gelombang kejutan di seluruh Arab dan itu yang memicu kekhawatiran di Israel,” katanya.
Kecemasan Israel itu juga menjadi laporan media setempat. ”Israel berhati-hati untuk menghindari munculnya gangguan dengan peristiwa di Mesir,” tulis surat kabar Amos Harel.
Israel dan Mesir menandatangani perjanjian perdamaian pada tahun 1979, dan sejak itu, tentara kedua pihak mempertahankan hubungan kerja yang baik, meski hubungan keduanya sempat memanas karena masalah politik.
”Ada ketidakpastian besar atas masa depan Mesir dan sangat sulit bagi Mesir, yang terjebak dengan dengan masalah internal. Situasi itu, membuat Mesir sulit untuk mengatasi masalah keamanan, terutama dari kelompok-kelompok teror di Sinai,” kata seorang pejabat Israel kepada radio militer, dengan syarat anonim.
Para pejabat Pemerintah Israel, yang biasanya cepat untuk mengomentari perkembangan regional, kali ini bungkam, setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu memerintahkan kabinetnya untuk diam melihat krisis politik regional.
Seorang pejabat, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan, Pemerintah Israel sedang mengawasi dengan cermat situasi di Mesir. ”Pemerintah sedang memantau situasi di Mesir, tetapi tidak membuat prediksi, karena masih berkembang,” ujarnya, kepada AFP.
”Sangat penting, bahwa orang-orang Mesir dapat menikmati kebebasan baru dan menentukan nasib mereka sendiri. Tapi, situasi saat ini telah memicu gelombang kejutan di seluruh Arab dan itu yang memicu kekhawatiran di Israel,” katanya.
Kecemasan Israel itu juga menjadi laporan media setempat. ”Israel berhati-hati untuk menghindari munculnya gangguan dengan peristiwa di Mesir,” tulis surat kabar Amos Harel.
Israel dan Mesir menandatangani perjanjian perdamaian pada tahun 1979, dan sejak itu, tentara kedua pihak mempertahankan hubungan kerja yang baik, meski hubungan keduanya sempat memanas karena masalah politik.
”Ada ketidakpastian besar atas masa depan Mesir dan sangat sulit bagi Mesir, yang terjebak dengan dengan masalah internal. Situasi itu, membuat Mesir sulit untuk mengatasi masalah keamanan, terutama dari kelompok-kelompok teror di Sinai,” kata seorang pejabat Israel kepada radio militer, dengan syarat anonim.
(esn)