Bos di AS tak wajib asuransikan kesehatan pekerjanya
Rabu, 03 Juli 2013 - 11:12 WIB
Bos di AS tak wajib asuransikan kesehatan pekerjanya
A
A
A
Sindonews.com- Pemerintahan Presiden Barack Obama pada Selasa (2/7/2013), mengumumkan tidak akan menerapkan hukum perawatan kesehatan hingga tahun 2015. Belum diterapkannya hukum itu, para majikan di AS tidak diwajibkan menyediakan asuransi kesehatan bagi pekerjanya hingga 2015.
Dikutip Reuters, Rabu (3/7/2013), kebijakan itu memicu kekhawatiran tentang kemampuan Pemerintah Obama. Hingga 2015 nanti, para pekerja harus menyesuaikan diri tanpa asuransi kesehatan dari perusahaannya.
”Kami telah mendengar kekhawatiran tentang itu,” kata Pihak Departemen Keuangan, yang mengawasi pelaksanaan Undang-Undang Perawatan Terjangkau (ACA).
”Penundaan (penerapan ACA) adalah pengakuan yang jelas, bahwa hukum tidak bisa dijalankan, dan menggarisbawahi kebutuhan untuk mencabut hukum dan menggantinya dengan yang efektif,” ujar Ketua DPR AS dari Partai Republik, John Boehner.
Senat Partai Republik, Mitch McConnell, mengatakan, bahwa Gedung Putih seolah-olah mulai akan mengakui apa yang orang Amerika sudah tahu, tentang kewajiban pengusaha pada pekerjanya. Tapi pelaksanaannya belum jalan. ”Faktanya, Obamacare tetap perlu dicabut,” kata McConnell.
Dikutip Reuters, Rabu (3/7/2013), kebijakan itu memicu kekhawatiran tentang kemampuan Pemerintah Obama. Hingga 2015 nanti, para pekerja harus menyesuaikan diri tanpa asuransi kesehatan dari perusahaannya.
”Kami telah mendengar kekhawatiran tentang itu,” kata Pihak Departemen Keuangan, yang mengawasi pelaksanaan Undang-Undang Perawatan Terjangkau (ACA).
”Penundaan (penerapan ACA) adalah pengakuan yang jelas, bahwa hukum tidak bisa dijalankan, dan menggarisbawahi kebutuhan untuk mencabut hukum dan menggantinya dengan yang efektif,” ujar Ketua DPR AS dari Partai Republik, John Boehner.
Senat Partai Republik, Mitch McConnell, mengatakan, bahwa Gedung Putih seolah-olah mulai akan mengakui apa yang orang Amerika sudah tahu, tentang kewajiban pengusaha pada pekerjanya. Tapi pelaksanaannya belum jalan. ”Faktanya, Obamacare tetap perlu dicabut,” kata McConnell.
(esn)