Selama demo 30 Juni, perbatasan Rafah tetap dibuka
Jum'at, 28 Juni 2013 - 16:26 WIB
Selama demo 30 Juni, perbatasan Rafah tetap dibuka
A
A
A
Sindonews.com – Pasukan keamanan Mesir tidak berencana untuk menutup perbatasan Rafah dengan Jalur Gaza selama aksi protes massal yang dirancang kubu oposisi Mesir pada 30 Juni mendatang. Demikian dinyatakan oleh seorang pejabat senior Mesir, Jumat (28/6/2013).
Pejabat yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan kepada kantor berita Ma'an News, bahwa daerah di Sinai Utara dalam kondisi aman, setelah penyebaran tentara Mesir ke kota-kota perbatasan dan penutupan terowongan penyelundup.
Namun dia mengatakan, jika aksi kekerasan terjadi dalam demo massal itu dan dianggap akan mengganggu situasi keamanan, para pejabat dapat meninjau kembali keputusan untuk menjaga perbatasan Rafah tetap terbuka.
Kubu oposisi di Mesir telah menyerukan unjuk rasa massal pada 30 Juni untuk menandai satu tahun dilantiknya Presiden Mohammed Morsi sebagai presiden sipil dan Islamis pertama yang memimpin Mesir.
Panggilan untuk 30 Juni protes diluncurkan oleh gerakan Tamarod, yang dalam bahasa Arab berarti pemberontakan. Ini adalah sebuah gerakan akar rumput yang diluncurkan pada April silam dan berusaha untuk menarik kepercayaan rakyat Mesir dari Morsi.
Pejabat yang tidak disebutkan namanya itu mengatakan kepada kantor berita Ma'an News, bahwa daerah di Sinai Utara dalam kondisi aman, setelah penyebaran tentara Mesir ke kota-kota perbatasan dan penutupan terowongan penyelundup.
Namun dia mengatakan, jika aksi kekerasan terjadi dalam demo massal itu dan dianggap akan mengganggu situasi keamanan, para pejabat dapat meninjau kembali keputusan untuk menjaga perbatasan Rafah tetap terbuka.
Kubu oposisi di Mesir telah menyerukan unjuk rasa massal pada 30 Juni untuk menandai satu tahun dilantiknya Presiden Mohammed Morsi sebagai presiden sipil dan Islamis pertama yang memimpin Mesir.
Panggilan untuk 30 Juni protes diluncurkan oleh gerakan Tamarod, yang dalam bahasa Arab berarti pemberontakan. Ini adalah sebuah gerakan akar rumput yang diluncurkan pada April silam dan berusaha untuk menarik kepercayaan rakyat Mesir dari Morsi.
(esn)