Manuver Filipina & AS picu ketegangan dengan China

Kamis, 27 Juni 2013 - 13:11 WIB
Manuver Filipina & AS...
Manuver Filipina & AS picu ketegangan dengan China
A A A
Sindonews.com - Sebuah kapal perusak AS akan bergabung dengan kapal Angkatan Laut Filipina, untuk latihan perang mulai Kamis (27/6/2013) dekat daerah yang diklaim China di Laut China Selatan. Manuver itu, menambah ketegangan dengan China soal klaim teritorial.

Latihan perang itu dilakukan, setelah Filipina merasakan ada peningkatan agresi dari China. Filipina telah memohon perlindungan dari sekutunya, AS.

”Tujuan dari latihan ini adalah untuk lebih meningkatkan kerjasama, antara kedua angkatan bersenjata dan lebih mengefektifkan tanggapan terhadap kontra-terorisme dan keamanan maritim,” klaim Wakil Juru Bicara Presiden Filipina, Abigail Valte kepada AFP.

Latihan perang enam hari, katanya, merupakan acara tahunan. Tapi, khusus tahun ini, mereka menggelar latihan perang di lepas pantai barat pulau utama Filipina Luzon, dekat Scarborough Shoal yang diklaim China sebagai miliknya.

China mengklaim hampir semua wilayah strategis penting di Laut China Selatan, bahkan perairan dekat pantai tetangganya sebagai miliknya.

Ketegangan antara China dan negara pengklaim lainnya, khususnya Filipina dan Vietnam, telah meningkat dalam beberapa tahun terakhir, di tengah serangkaian tindakan politik dan militer China untuk menegaskan klaimnya atas wilayah perairan.

Filipina menyebut China telah menduduki Scarborough Shoal, sebuah pulau yang kaya selama lebih dari setahun. Bahkan Filipina menuding kapal China terus berpatroli untuk memaksa nelayan Filipina yang telah berlayar di sana selama beberapa generasi untuk menjauh.

Juru Bicara Angkatan Laut Filipina, Letnan Komandan Gregory Fabic, mengatakan, beberapa latihan Filipina dan AS akan diadakan di antara pulau Luzon dan sekitarnya, sekitar 108 kilometer sebelah timur Scarborough Shoal. Fabic mengklaim latihan perang itu tidak bermaksud untuk untuk memprovokasi China. ”Fokus latihan tidak ditargetkan terhadap China," kata Fabic.
(esn)
Berita Terkait
Diskusi Peta dan Kemunculan...
Diskusi Peta dan Kemunculan Bangsa Filipina dengan Pembicara Sejarawan Ternama
Presiden Filipina Duterte...
Presiden Filipina Duterte Bersaing dengan Putrinya Perebutkan Kursi Wapres
Pelaku Bom Filipina...
Pelaku Bom Filipina Disebut WNI, Menlu: Masih Diselidiki
Musuh Sekaligus Pengkritik...
Musuh Sekaligus Pengkritik Perang Narkoba Duterte Maju Pilpres Filipina
Duterte Incar Kursi...
Duterte Incar Kursi Wapres Filipina setelah Lengser
Rencanakan Pemboman,...
Rencanakan Pemboman, 'Calon Pengantin' Perempuan Diciduk Tentara Filipina
Berita Terkini
AS Serang Iran dan Cabut...
AS Serang Iran dan Cabut Pengecualian Sanksi Sementara untuk Minyak Iran
21 menit yang lalu
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
9 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
10 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
11 jam yang lalu
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
12 jam yang lalu
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
13 jam yang lalu
Infografis
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved