Militan lancarkan serangan di Kashmir, 8 tentara India tewas
Selasa, 25 Juni 2013 - 02:51 WIB
Militan lancarkan serangan di Kashmir, 8 tentara India tewas
A
A
A
Sindonews.com – Sedikitnya delapan tentara Angkatan Darat India tewas dan 11 lainnya terluka, ketika militan melakukan serangan di dua lokasi berbeda di wilayah Kashmir yang dikuasai India, Senin (24/6/2013).
Pada serangan pertama, kaum militan menyergap konvoi militer dekat Hyderpora dan kemudian menyerang daerah Barzulla, di kota Srinagar, ibukota musim panas Kashmir yang dikuasai India.
"Gerilyawan menyerang sebuah konvoi militer di kota Srinagar, di mana delapan tentara tewas dan 11 lainnya luka-luka," kata seorang pejabat militer. "Konvoi itu menuju kota Baramulla," lanjut pejabat itu, seperti dikutip dari Xinhua.
Menurutnya, para prajurit yang terluka segera dikirim ke rumah sakit militer di Srinagar. Korban tewas kemungkinan meningkat, karena beberapa polisi yang terluka berada dalam kondisi kritis. Para penyerang sendiri berhasil melarikan diri.
Juru bicara kepolisian setempat mengatakan, dua militan menyergap kendaraan militer di Hyderpora. Mereka menembaki dan melempar granat ke arah kendaraan militer. Polisi telah menyita sepeda motor yang digunakan oleh militan dalam serangan itu.
Bala bantuan tentara dan polisi bergegas ke tempat kejadian untuk melakukan operasi pencarian. Pasukan pemerintah telah mengintensifkan pencarian di kota untuk melacak para militan. Ini adalah serangan besar kedua dalam tiga hari terakhir di wilayah tersebut.
Pada serangan pertama, kaum militan menyergap konvoi militer dekat Hyderpora dan kemudian menyerang daerah Barzulla, di kota Srinagar, ibukota musim panas Kashmir yang dikuasai India.
"Gerilyawan menyerang sebuah konvoi militer di kota Srinagar, di mana delapan tentara tewas dan 11 lainnya luka-luka," kata seorang pejabat militer. "Konvoi itu menuju kota Baramulla," lanjut pejabat itu, seperti dikutip dari Xinhua.
Menurutnya, para prajurit yang terluka segera dikirim ke rumah sakit militer di Srinagar. Korban tewas kemungkinan meningkat, karena beberapa polisi yang terluka berada dalam kondisi kritis. Para penyerang sendiri berhasil melarikan diri.
Juru bicara kepolisian setempat mengatakan, dua militan menyergap kendaraan militer di Hyderpora. Mereka menembaki dan melempar granat ke arah kendaraan militer. Polisi telah menyita sepeda motor yang digunakan oleh militan dalam serangan itu.
Bala bantuan tentara dan polisi bergegas ke tempat kejadian untuk melakukan operasi pencarian. Pasukan pemerintah telah mengintensifkan pencarian di kota untuk melacak para militan. Ini adalah serangan besar kedua dalam tiga hari terakhir di wilayah tersebut.
(esn)