Gillard perintahkan investigasi diskriminasi wanita di Australia

Sabtu, 22 Juni 2013 - 12:18 WIB
Gillard perintahkan...
Gillard perintahkan investigasi diskriminasi wanita di Australia
A A A
Sindonews.com - Perdana Menteri Australia, Julia Gillard pada Sabtu (22/6/2013) memerintahkan Komisi Hak Asasi Manusia untuk memulai investigasi atas diskriminasi wanita di tempat kerja yang terjadi di negara itu.

Masalah itu kembali memicu sentimen kesetaraan gender yang sedang ramai di Australia.

Komisaris Diskriminasi Gender, Elizabeth Broderick, akan mengawasi survei nasional untuk menilai prevalensi, sifat dan konsekuensi dari diskriminasi yang berkaitan. Khususnya, dikriminasi untuk wanita hamil di tempat kerja dan proses bekerja kembali setelah cuti.

Penyelidikan akan mengadakan serangkaian forum dengan industri, kelompok pengusaha, serikat pekerja, dan organisasi lain sebelum menyiapkan rekomendasi untuk mengurangi diskriminasi.

”Ada bukti anekdotal yang signifikan, bahwa perempuan secara khusus mengalami diskriminasi. Mereka dipecat, atau waktu cuti mereka dikurangi dan diberikan peran di tempat kerja yang tidak baik,” kata Jaksa Agung Australia, Mark Dreyfus, dikutip The Sun Daily.

”Permintaan (investigasi) ini akan mengukur prevalensi diskriminasi dan membantu memastikan orang tua, terutama ibu, diperlakukan dengan adil di tempat kerja,” lanjut Dreyfus.

Dalam sebuah pidato baru-baru ini, Gillard khawatir, bahwa suara perempuan akan dibuang dari pengambilan keputusan jika oposisi konservatif terpilih dalam Pemilu September nanti. Dia menyoroti adanya diskriminasi wanita di tempat kerja.

”Ini sangat memprihatinkan, bahkan ada laporan anekdotal bahwa orang, terutama wanita, merasa didiskriminasi ketika mereka merawat anak-anak,”' katanya kepada Sydney Morning Herald.
(esn)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Australia Menyadari...
Australia Menyadari Konsumen China Tak Tergantikan Usai 30 Bulan Konflik
Berita Terkini
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
3 jam yang lalu
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
5 jam yang lalu
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
6 jam yang lalu
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
7 jam yang lalu
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
8 jam yang lalu
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
9 jam yang lalu
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved