Dituduh bikin video seks, pria Turki ditahan di Taiwan
Jum'at, 21 Juni 2013 - 19:02 WIB
Dituduh bikin video seks, pria Turki ditahan di Taiwan
A
A
A
Sindonews.com - Seorang pria Turki ditangkap dan ditahan di Taiwan pada Jumat (21/6/2013), karena diduga melakukan penyerangan seksual kepada dua perempuan lokal. Media setempat yang mengutip pihak pengadilan, melaporkan pria itu juga membuat video seks.
”Pria yang diidentifikasi dengan nama China, Wang Kai-chieh, ditahan karena ia dianggap berbahaya,” demikian pernyataan pengadilan Distrik Taipei yang menyebut pria itu adalah warga Turki.
Pihak pengadilan menyatakan, setidaknya dua perempuan telah datang dan menuduh pria itu sudah melakukan kekerasan seksual. Tapi mereka tidak menjelaskan mengenai dugaan video seks yang diduga melibatkan warga Turki tersebut.
Koran Apple Daily, Taiwan mengidentifikasi pria itu berusia 26 tahun. Keterangan itu mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, yang mengatakan bahwa ia telah membuat film beradegan seks dari dua perempuan itu, tanpa sepengetahuan mereka.
Pria yang saat ini belajar di sebuah Universitas Taipei tersebut, telah menjadi berita utama di Taiwan, setelah seorang mahasiswi yang menemuinya di Internet melaporkan dia ke polisi, karena mengaku mengalami tindak asusila.
Namun pria itu membantah tuduhan, bahwa ia telah melakukan penyerangan seksual.
Tahun lalu anak konglomerat lokal ditangkap, karena diduga membius puluhan wanita, termasuk selebriti, dan membuat video seks tanpa persetujuan mereka.
”Pria yang diidentifikasi dengan nama China, Wang Kai-chieh, ditahan karena ia dianggap berbahaya,” demikian pernyataan pengadilan Distrik Taipei yang menyebut pria itu adalah warga Turki.
Pihak pengadilan menyatakan, setidaknya dua perempuan telah datang dan menuduh pria itu sudah melakukan kekerasan seksual. Tapi mereka tidak menjelaskan mengenai dugaan video seks yang diduga melibatkan warga Turki tersebut.
Koran Apple Daily, Taiwan mengidentifikasi pria itu berusia 26 tahun. Keterangan itu mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya, yang mengatakan bahwa ia telah membuat film beradegan seks dari dua perempuan itu, tanpa sepengetahuan mereka.
Pria yang saat ini belajar di sebuah Universitas Taipei tersebut, telah menjadi berita utama di Taiwan, setelah seorang mahasiswi yang menemuinya di Internet melaporkan dia ke polisi, karena mengaku mengalami tindak asusila.
Namun pria itu membantah tuduhan, bahwa ia telah melakukan penyerangan seksual.
Tahun lalu anak konglomerat lokal ditangkap, karena diduga membius puluhan wanita, termasuk selebriti, dan membuat video seks tanpa persetujuan mereka.
(esn)