Austria diminta perlambat proses penarikan pasukan dari Golan

Jum'at, 14 Juni 2013 - 14:32 WIB
Austria diminta perlambat...
Austria diminta perlambat proses penarikan pasukan dari Golan
A A A
Sindonews.com - PBB mendesak Austria memperlambat proses penarikan pasukannya yang bergabung dengan pasukan Penjaga Perdamaian PBB di Dataran Tinggi Golan. PBB ingin, pasukan Austria tetap di wilayah itu hingga akhir Juli mendatang.

Perpanjangan waktu ini diperlukan, sebelum PBB menemukan pasukan dari negara lain sebagai pengganti pasukan Austria, Kamis (13/6/2013).

"Departemen Operasi Penjagaan Perdamaian secara resmi meminta Austria menuntaskan penarikan seluruh pasukanya tidak lebih awal sebelum akhir Juli mendatang, permintaan ini bertujuan melancarkan proses transisi," ungkap Juru Bicara Sekjen PBB, Martin Nesirky.

Nesirky mengatakan, PBB juga telah meminta pasukan Austria untuk meninggalkan banyak peralatan mereka untuk pasukan pengganti, sekaligus memastikan kelanjutan PBB di lokasi utama, Gunung Hermon.

"Departemen Operasi Penjagaan Perdamaian mengatakan, bahwa mereka percaya Austria akan berkontribusi lebih lama untuk misi berharga ini dan menjaga kepentingan misi ini di hati setiap personelnya," ungkap Nesirky.

Sampai hari ini, sudah 67 dari 378 pentara Austria kembali ke Wina. Pemerintah Wina sebelumnya mengatakan, mereka akan menarik sisa pasukannya secara bertahap dua sampai empat pekan ke depan. Juru Bicara PBB, Josephine Guerrero mengatakan, Austria telah menjadi tulang punggung misi ini dan penarikan mereka akan berdampak pada kapasitas operasional misi.

Selain Austria, sebelumnya Pemerintah Jepang dan Kroasia telah menarik pasukan mereka yang bergabung dengan pasukan Penjaga Perdamaian PBB untuk menjalani tugas di Dataran Tinggi Golan karena situasi mulai tidak aman, sebab pertempuran antara tentara dan pemberontak sesekali berdampak ke wilayah itu.
(esn)
Berita Terkait
Tenda Permukiman Keluarga...
Tenda Permukiman Keluarga Terlantar yang Dikuasai Pemberontak Ditembaki Pasukan Suriah
Pasukan Suriah Serang...
Pasukan Suriah Serang Qardaha, Bentrokan Sengit di Latakia dan Tartous
Warga Suriah Menyeberangi...
Warga Suriah Menyeberangi Sungai ke Lebanon, Ribuan Mengungsi di Tengah Kekerasan di Pesisir
Gempuran Serangan Udara...
Gempuran Serangan Udara di Idlib, 21 Warga Tewas
Pemberontak Kuasai Aleppo,...
Pemberontak Kuasai Aleppo, Pasukan Bashar al-Assad Mundur
Presiden Iran Minta...
Presiden Iran Minta Negara-negara Islam Bantu Suriah Hadapi Pemberontak
Berita Terkini
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
8 menit yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
1 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
1 jam yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
2 jam yang lalu
Surat Netanyahu Ungkap...
Surat Netanyahu Ungkap Upaya Israel Ganti Bantuan AS dengan Integrasi Militer: Rencana Saya
2 jam yang lalu
5 Kapal Selam Tercanggih...
5 Kapal Selam Tercanggih ASEAN: Hebat Mana Invincible Singapura vs Nagapasa Indonesia?
2 jam yang lalu
Infografis
Angkatan Darat Amerika...
Angkatan Darat Amerika Serikat Incar 'Pasukan Tua' Masuk Militer
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved