Dalai Lama: Pengganti saya bisa jadi seorang wanita

Kamis, 13 Juni 2013 - 16:24 WIB
Dalai Lama: Pengganti...
Dalai Lama: Pengganti saya bisa jadi seorang wanita
A A A
Sindonews.com – Pemimpin Spiritual Tibet, Dalai Lama, saat berkunjung ke Australia Kamis (13/6/2013) mengkritisi diskriminasi jender. Dia mengatakan, kelak penggantinya untuk memimpin Tibet bisa jadi seorang wanita.

”Jika keadaan yang sedemikian rupa sehingga perempuan Dalai Lama lebih berguna, maka secara otomatis Dalai Lama yang akan datang adalah wanita,” katanya dalam konferensi pers di Sydney, untuk memulai tur 10 hari di Australia.

Pemimpin Tibet yang diasingkan selama 77 tahun itu, juga ditanya tentang konflik jender yang menyinggung kembali Perdana Menteri Australia, Julia Gillard pada pekan ini. Dalai Lama menjawab, bahwa dunia menghadapi krisis moral ketidaksetaraan dan penderitaan. Sehingga membutuhkan pemimpin yang penuh kasih sayang.

”Dalam hal itu, secara biologis, perempuan memiliki lebih banyak potensi,” katanya. ”Wanita memiliki sensitivitas yang lebih tentang kesejahteraan,” lanjut pemimpin yang pernah membuat pemerintah China berang tersebut. ”Dalam kasus saya sendiri, ayah saya pernah marah. Pada beberapa kesempatan, saya juga pernah mengalami beberapa pemukulan. Tapi, ibu saya begitu luar biasa penuh kasih,” imbuh Dalai Lama.

Pemimpin Partai Buruh Australia, Gillard menyatakan pada Selasa, bahwa kubu konservatif akan meminggirkan perempuan dan mengatur kembali undang-undang aborsi jika mereka menang Pemilu nasional bulan September. Pada Rabu, ia menuduh pemimpin oposisi, Tony Abbott dengan perilaku misoginis, yang memicu tuduhan yang membuat orang marah.

Dalai Lama, pernah meraih Nobel Perdamaian, ketika melarikan diri dari kekuasaan China atas Tibet pada tahun 1959.Di Australia, dia akan berbicara di Sydney, Melbourne, Adelaide dan Darwin.
(esn)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Kemampuan Rudal China...
Kemampuan Rudal China Melesat, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Pertahanan Misil
Berita Terkini
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
18 menit yang lalu
Hindari Teluk, Irak...
Hindari Teluk, Irak Bersiap Buka Lagi Jalur Darat Suriah untuk Ekspor Minyak
1 jam yang lalu
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
2 jam yang lalu
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
3 jam yang lalu
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
4 jam yang lalu
4 Dampak Mengerikan...
4 Dampak Mengerikan Serangan Drone Ukraina ke Rusia, Pilihan Putin Makin Sempit
6 jam yang lalu
Infografis
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved