Rusia & Iran: Krisis Suriah harus diselesaikan tanpa intervensi asing
Rabu, 12 Juni 2013 - 02:50 WIB
Rusia & Iran: Krisis Suriah harus diselesaikan tanpa intervensi asing
A
A
A
Sindonews.com – Rusia dan Iran pada Selasa (11/6/2013) sepakat, bahwa krisis di Suriah harus diselesaikan sesegera mungkin tanpa campur tangan militer asing.
“Penyelesaian harus didasarkan pada tidak ada alternatif lain, selain konferensi Jenewa untuk Suriah,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Mikhail Bogdanov selama pembicaraan dengan mitranya dari Iran, Hossein Amir-Abdollahian.
Berbicara tentang usulan Rusia untuk menyebarkan penjaga perdamaian di Dataran Tinggi Golan, diplomat Iran mengatakan, masalah itu harus dirujuk ke Damaskus. "Rezim Suriah harus diminta pendapat tentang itu, bukan kami," kata Abdollahian, seperti dikutip dari Channel News Asia.
Ia menambahkan, bahwa Suriah mampu melindungi integritas teritorialnya dalam kasus serangan bersenjata eksternal. “Bahwa ketidakstabilan keamanan di Suriah memberi dampak negatif di Dataran Tinggi Golan yang diduduki oleh Israel dan dipantau oleh Pasukan PBB sejak 1974,” kata Abdollahian.
"Dalam situasi seperti itu, adalah mustahil untuk menjamin keamanan Dataran Tinggi Golan dan Israel," lanjut Abdollahian. Kunjungan Abdollahian ke Moskow ini dilakukan di tengah keinginan Moskow agar Iran hadir dalam konferensi Jenewa untuk membahas konflik Suriah.
Menurut Rusia, konferensi Jenewa tak akan membuahkan hasil, tanpa adanya delegasi Iran. Abdollahian menegaskan, bahwa Iran telah menerima undangan verbal untuk konferensi itu, 10 hari yang lalu. Selama ini, Iran adalah pendukung utama rezim Presiden Bashar al-Assad.
“Penyelesaian harus didasarkan pada tidak ada alternatif lain, selain konferensi Jenewa untuk Suriah,” kata Wakil Menteri Luar Negeri Rusia, Mikhail Bogdanov selama pembicaraan dengan mitranya dari Iran, Hossein Amir-Abdollahian.
Berbicara tentang usulan Rusia untuk menyebarkan penjaga perdamaian di Dataran Tinggi Golan, diplomat Iran mengatakan, masalah itu harus dirujuk ke Damaskus. "Rezim Suriah harus diminta pendapat tentang itu, bukan kami," kata Abdollahian, seperti dikutip dari Channel News Asia.
Ia menambahkan, bahwa Suriah mampu melindungi integritas teritorialnya dalam kasus serangan bersenjata eksternal. “Bahwa ketidakstabilan keamanan di Suriah memberi dampak negatif di Dataran Tinggi Golan yang diduduki oleh Israel dan dipantau oleh Pasukan PBB sejak 1974,” kata Abdollahian.
"Dalam situasi seperti itu, adalah mustahil untuk menjamin keamanan Dataran Tinggi Golan dan Israel," lanjut Abdollahian. Kunjungan Abdollahian ke Moskow ini dilakukan di tengah keinginan Moskow agar Iran hadir dalam konferensi Jenewa untuk membahas konflik Suriah.
Menurut Rusia, konferensi Jenewa tak akan membuahkan hasil, tanpa adanya delegasi Iran. Abdollahian menegaskan, bahwa Iran telah menerima undangan verbal untuk konferensi itu, 10 hari yang lalu. Selama ini, Iran adalah pendukung utama rezim Presiden Bashar al-Assad.
(esn)